RADAR SURABAYA - Sepanjang 530.168 kilometer jalur rel kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya dilakukan perawatan menjelang arus libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2024/2025.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan jalur yang melintasi 12 kabupaten atau kota di Jawa Timur dengan memiliki batas wilayah di utara hingga Stasiun Tobo, tengah Stasiun Mojokerto, dan selatan Stasiun Wlingi ini tengah dilalukan perawatan dan pengecekan kondisi jalan rel berkala untuk senantiasa melakukan perawatan dan memastikan jalur kereta api (KA) telah sesuai secara teknis laik operasi.
Apalagi saat ini memasuki musim penghujan dengan intensitas yang tinggi.
"Perawatan ini sesuai dengan etentuan teknis yang wajib dilakukan oleh pekerja KAI agar KA dapat berjalan di jalur KA. Mulai lebar spoor 1.067 mm, kelengkapan penambat antara rel dan bantalan rel, hingga batas aman kanan kiri jalur KA 5 meter dari as rel," kata Luqman, Senin (16/12).
Terdapat 52 stasiun aktif yang melayani pelanggan KA jarak jauh, lokal, serta barang.
“Hal ini menjadi fokus utama KAI Daop 8 Surabaya untuk bisa memberikan kelancaran operasional perjalanan KA secara konsisten," terangnya.
KAI Daop 8 Surabaya saat ini memilikk 23 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan Rel dan Jembatan, yang terdiri dari 18 UPT Jalan Rel, 4 UPT Jembatan, dan 1 UPT Mekanik, yang keseluruhannya telah memiliki wilayah kerja masing-masing di Daop 8 Surabaya.
Petugas tersebut akan bekerja sesuai tupoksi untuk melakukan perawatan jalan rel, meliputi pengukuran lebar jalur, geometri jalur rel, sambungan rel, kelengkapan baut, menempatkan batu ballast, bahkan penggantian maupun perbaikan pada bagian bantalan, dan rel kereta api.
Para petugas juga wajib meyakinkan bahwa sekitar jalur tersebut aman dari potensi gangguan perjalanan KA.
"Perawatan jalur di wilayah Daop 8 Surabaya akan terus dilakukan para petugas untuk menjamin keselamatan dan keamanan para pelanggan kereta api," tuturnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo melakukan inspeksi dan menemukan beberapa pekerjaan perlintasan KA yang sampai saat ini masih dikerjakan akibat penurunan kualitas tanah.
"Ada beberapa pengerjaan proyek yang menimbulkan potensi keterlambatan di Daop 8. Tadi ada dua tempat di daerah Lamongan dan Bojonegoro. Ada pembatasan kecepatan sehingga ada keterlambatan beberapa perjalanan KA," ujar Didiek.
Sementara itu, diprediksi arus libur Nataru terjadi 19 Desember. Dari data PT KAI Daop 8 Surabaya, lebih dari 288.463 pelanggan akan menggunakan KA pada masa Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, pada periode 19 Desember 2024 sampai dengan 5 Januari 2025.
Jumlah tersebut terdiri dari 149.543 yang naik dan 138.920 pelanggan yang turun di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari