RADAR SURABAYA - DPRD Surabaya bakal melakukan evaluasi pada seluruh dinas-dinas berkaitan dengan optimalisasi penyerapan anggaran tahun 2024.
Hal ini mengingat, sebentar lagi tahun 2024 bakal berakhir.
Oleh karena itu, para legislator Kota Pahlawan itu bakal melakukan monitoring dan evaluasi.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya Aning Rahmawati mengungkapkan, evaluasi itu merupakan agenda wajib yang selalu dilakukan dewan sebagai lembaga kontrol pihak eksekutif.
Biasanya, evaluasi ini dilakukan tiap semester jelang PAK dan jelang tutup buku akhir tahun.
"Untuk saat ini, kita masih belum evaluasi lagi, insyaallah Desember ya kita akan lakukan evaluasi terkait optimalisasi penyerapan anggarannya," kata Aning dikonfirmasi.
Legislator dari Fraksi PKS itu menambahkan, evaluasi ini merupakan bentuk dari pengawasan para legislatif terhadap kebijakan anggaran yang ada.
Mereka tidak ingin, anggaran yang telah dirumuskan tidak berjalan dengan optimal. Sebab hal ini bisa berdampak ke banyak hal lain.
Pertama, dampaknya tentu pada masyarakat Kota Surabaya. Mereka jadi tidak bisa mendapat pelayanan maksimal dari pemerintah.
Kemudian yang kedua, jika penyerapan tidak maksimal, hal ini tentu akan berdampak pada politik anggaran tahun depan dan menghasilkan Silpa yang tinggi.
"Insyaallah, di pekan kedua Desember biasanya kita sudah mulai untuk evaluasi ini," ucap Aning.
Lebih jauh, dia mengungkapkan, biasanya yang menjadi langganan serapan anggaran tidak begitu optimal adalah Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya.
Mereka, tiap kali dilakukan evaluasi, serapannya selalu menjadi yang paling rendah di antara dinas-dinas lainnya.
"Iya pasti di DSDABM mas karena memang proses pembayaran atau administrasi dibayarkan itu di termin terakhir," pungkasnya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari