RADAR SURABAYA – Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan EX, anak Ivan Sugianto, meminta maaf kepada ayahnya. Dia merasa menyesal karena telah membuat ayahnya masuk penjara ketika berusaha membela dirinya yang mengalami bullying di sekolah.
Pada Kamis (14/11) lalu, Ivan Sugianto telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap di Bandara Internasional Juanda, terkait perlakuan kasarnya kepada korban bernama ET yang merupakan siswa SMAK Gloria 2 Surabaya yang diduga mem-bully putranya.
Ivan dikenakan Pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 335 ayat 1 butir 1 KUHP dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.
Diketahui perlakuan kasar Ivan dikarenakan ET diduga memanggil putranya dengan lelucon ‘rambut seperti pudel.’
Lelucon itu membuat Ivan marah dan dengan arogan memaksa ET meminta maaf dengan bersujud dan menggonggong kepada putranya di hadapan banyak orang. Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial.
Buntut dari ayahnya yang dipenjara, baru-baru ini EX menuliskan dan membacakan surat permintaan maaf untuk ayahnya melalui unggahan di akun Instagram @royshakti pada Selasa (19/11).
Isi surat tersebut mengungkapkan rasa penyesalan mendalam dari EX karena telah membuat ayahnya dipenjara.
“Pa gimana kabare di sana? Aku minta maaf ya, Pa. Gara-gara aku malah Papa yang kena masalah. Kalau waktu bisa diputar kembali aku pasti enggak bilang ke Papa sama Ko Dave kalau aku di-bully. Pasti sekarang keluarga baik-baik aja dan masih bisa berkumpul bersama. Gara-gara aku Papa dipenjara dan Papa udah enggak bisa kumpul lagi sama Mama dan EX,” tulisnya.
Peristiwa ini memang mengakibatkan EX dan istri Ivan mengalami tekanan mental sehingga mereka tidak berani keluar rumah.
EX mengungkapkan bahwa mereka takut difoto dan dikatain anak pudel hingga anak penjahat oleh orang-orang.
“Sekarang mama sama aku takut dan malu buat keluar rumah karena kalau ketemu orang difoto-foto, dikatain di mana-mana, dipanggil anak pudel, anak penjahat,” terangnya.
EX mengaku merasa bingung harus melakukan apa agar ayahnya tidak dihujat lagi oleh netizen.
Bahkan, dia mengaku rela untuk menggantikan posisi ayahnya mendekam di penjara dan dipanggil pudel seumur hidup. Remaja itu merasa kehilangan sosok ayah yang seperti pahlawan baginya.
“Aku harus ngapain ya Pa? Aku bingung harus ngapain lagi. Aku mau ngelakuin apapun asal Papa enggak disalahin sama orang-orang biar Papa enggak dihujat lagi. Kalau aku bisa gantiin posisinya Papa sekarang, biar aku aja yang dihujat orang-orang di sosmed. Aku lebih rela dipanggil pudel seumur hidup dari pada lihat Papa masuk penjara lagi. Sekarang aku kehilangan sosok Papa yang selalu jaga aku dan jaga mama, yang selalu berusaha memberikan terbaik untuk keluarga kita,” ungkapnya.
Siswa SMA Cita Hati Surabaya itu mengaku menyesal karena bukannya membanggakan orang tua, dia malah membuat Papanya masuk penjara untuk membelanya.
Sekarang, dia hanya berusaha untuk kuat menemani mamanya dan mendoakan keluarganya agar bisa menjalani masalah ini dengan sabar.
“Jujur aku malu Pa, malu sama diri sendiri, malu sama Papa, malu sama orang-orang juga. Aku sebagai anak bukan banggain orang tua tapi malah Papa masuk penjara karena membela aku. Sekarang aku bingung harus jaga mama ya apa karena kan sekarang mama sendirian, aku harus kuat. Sekarang aku cuma bisa berdoa sama Tuhan biar Tuhan bisa jaga Papa di dalam sana, sama biar Tuhan ngasih kekuatan buat aku sama mama. Sorry ya, Pa,” ujarnya.
Namun sayang, unggahan video ketika EX membacakan surat untuk ayahnya sambil menangis ini bukannya mendapat simpati dari netizen. Sebaliknya, EX malah dicibir dan disebut playing victim.
“Playing victim ini, ada yang ngajarin anak ini buat surat dan video supaya netizen iba, lah yang ngajarin buat video ma surat siapa hayo, cara mainnya kelihatan banget, backingannya keluar semua wes,” tulis akun @its***
Baca Juga: Buntut Keributan di SMA Gloria 2 Surabaya, Kepala Sekolah dan Guru Lapor ke Polisi
“Papa mu kalau mau nge bela sih gapapa bro. Cuman reaksi papa mu di sini salah banget. Kalau waktu itu permintaan maaf dan mediasi bisa ditempuh, terus papa mu ga se AROGAN itu. Ga akan seperti ini bro. Bener km yang mulai duluan. Semoga kamu sehat bro, biar mama mu juga kuat,” tulis akun @ham***
“Kamu tu udah gede gak perlu di bela2 urusan sepele gitu. Ingat boy, gak selama nya your dad bisa bela kamu.. you have to deal with your own little problem. Malahan itu bukan problem sbnrnya.. cemen..” tulis akun @pla*** (sas/jay)
Editor : Jay Wijayanto