RADAR SURABAYA – Setelah resmi ditunjuk sebagai Uskup Surabaya pada Selasa (29/10), Romo Agustinus Tri Budi Utomo yang akrab disapa Romo Didik menerima begitu banyak ucapan selamat hingga ponselnya mengalami masalah teknis.
Meski tak bisa membalas pesan satu per satu, ia menyampaikan rasa syukur dan permohonan doanya kepada umat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan Anda semua. Saya selalu mohon doa Anda bagi saya yang rapuh dan berdosa ini,” ucap Uskup Didik.
Ia menyadari tugas sebagai uskup bukanlah hal ringan, namun ia merasa dikelilingi banyak dukungan.
“Saya berani menerima hanya karena saya dicintai-Nya dan saya tidak sendiri. Ada begitu banyak malaikat di sekeliling saya, yaitu Anda semua,” tambahnya.
Romo Didik juga memohon maaf karena ponselnya mengalami overload sehingga tak bisa membalas pesan lewat WhatsApp. Ia berharap Tuhan memberkati semua pihak yang terus mendukungnya dalam mengemban amanat suci ini.
Sementara itu, Administrator Diosesan Keuskupan Surabaya RD Yosef Eko Budi Susilo mengatakan, sesuai dengan aturan, Romo Didik akan ditahbiskan sebagai Uskup Surabaya paling lambat tiga bulan setelah pengumuman resmi di Gereja Katedral Surabaya, Selasa (29/10). Artinya, sekitar bulan Desember atau Januari 2025.
"Nanti kita bicarakan lagi (soal tahbisan uskup baru)," kata Romo Eko.
Berdasarkan catatan Radar Surabaya, tahbisan Uskup Surabaya, Monsinyur Vincentius Sutikno Wisaksono (+) sebelumnya dilakukan di Lapangan Bumimoro, kompleks TNI Angkatan Laut. Kemungkinan besar Romo Didik juga bakal ditahbiskan di tempat yang sama. (rek)
Editor : Lambertus Hurek