Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sopir Taksi Online dari Keputran Panjunan, Korban Begal Wanita di Gunung Anyar Surabaya Meninggal Dunia

M. Mahrus • Senin, 28 Oktober 2024 | 22:41 WIB
Tangkapan layar
Tangkapan layar

RADAR SURABAYA- Sopir taksi online Pujiono, 47, korban pembegalan yang dilakukan tersangka Maria L, 23, akhirnya meninggal dunia di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Senin (28/10) sekitar pukul 10.00.

Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 28 hari di rumah sakit.

Pj Ketua dan Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur Daniel Lukas Rorong mengatakan, korban Pujiono meninggal dunia di RSUD dr Soetomo Surabaya sekitar pukul 10.00.

"Beliau sempat mendapatkan perawatan intensif dan sudah menjalani operasi sebanyak enam kali di RSUD dr Soetomo," ujarnya, Senin (28/10). 

Daniel menambahkan, beberapa waktu lalu setelah operasi kondisi korban sempat membaik dan dipindah di ruang rawat inap.

Diduga korban mengalami infeksi luka sehingga harus kembali dirawat di ICU. Kemudian korban meninggal dunia Senin (28/10) sekitar pukul 10.00.

Korban meninggalkan seorang istri dan dua anak laki-laki, dan rencananya akan disemayamkan di rumah duka Jalan Keputran Panjunan III, Surabaya.

Kemudian jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Sukolilo Surabaya sekitar pukul 16.00.

Sementara anak korban Dimas Andika melalui akun instagramnya @ikidimas membuat story unggahan terkait meninggalnya sang ayah Senin siang.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun telah meninggal (dunia) ayahanda tercinta saya, teman-teman saya mewakili ayah saya jikalau ayah saya pernah berbuat salah yang disengaja ataupun tidak disengaja mohon dimaafkan nggeh," tulisnya dalam postingan yang dilihat Radar Surabaya.

Diberitakan sebelumnya, seorang sopir taksi online Pudjiono, 49, warga Jalan Keputran Panjunan menjadi korban begal penumpangnya sendiri di Jalan Grha Gunung Anyar Tambak, Gunung Anyar Surabaya, Selasa (1/10) sekitar pukul 09.00.

Tersangka Maria L, 23, warga Kelurahan Potulando, Ende Tengah Provinsi NTT.

Akibat aksi pelaku, korban mengalami luka tusuk parah di leher, dan wajah. Kini korban dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Kapolsek Gunung Anyar Iptu Sumianto Harsya Fahroni mengatakan, pelaku awalnya berangkat dari apartemen Amor Pakuwon City Surabaya. Pelaku memesan taksi online menuju Jalan Mulyosari dan turun di jalan tersebut. 

Pelaku lalu meminta tolong warga untuk memesan taksi online dengan tujuan ke Gunung Anyar. Tak lama kemudian datang korban mengemudikan mobil Daihatsu Sigra nopol L 1867 CAS dan pelaku lalu menjadi penumpang duduk di bangku belakang. 

Sesampainya di kawasan Grha Gunung Anyar Tambak, pelaku lalu beraks dengan menjerat leher korban dari belakang menggunakan tali tas.

 "Karena korban melawan lalu pelaku mengambil pisau dari tas lalu ditusukkan di leher korban. Korban kesakitan lalu diturunkan dari mobil," ujarnya, Selasa (1/10).

Saat itu, lanjut Harsya, pelaku mengemudikan mobil korban dengan gugup. Sementara korban berteriak minta tolong warga dalam keadaan kesakitan. Mengetahui kejadian tersebut warga sekitar dan pengendara mengejar pelaku. 

Pelaku malah masuk ke perumahan Royal Park Jalan Raya Moedern Gunung Anyar Mas. 

Dari situ, pelaku panik karena diteriaki korban. Kemudian mobil yang dikendarai pelaku menabrak mobil warga sekitar, sampai roda depan tidak bisa gerak.

"Otomatis berhenti kemudian keluar diamankan sekuriti. Kami dihubungi langsung ke TKP," paparnya.

Harsya melanjutkan saat melakukan olah TKP dan penyisirian, korban ditemukan di pinggir jalan. Kondisinya pisau masih menancap di leher.

Baca Juga: Filipina Diterjang Badai Tropis Trami, 81 Orang Tewas, 20 Hilang

Korban lalu dievakuasi petugas gabungan menggunakan ambulans ke RSUD dr Soetomo. Sementara pelaku diamankan ke Polsek Gunung Anyar.

"Motif pelaku ingin menguasai mobilnya (korban) dia akan menjual mobil melalui online seharga Rp 50 juta. Dia butuh uang untuk pergi ke Australia liburan sekaligus kerja," bebernya.(rus/nug)

Editor : Agung Nugroho
#Gunung Anyar #sopir taksi online #begal wanita #pembegalan