RADAR SURABAYA - Kini di beberapa stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya terdapat fasilitas water station yang dapat digunakan oleh penumpang kereta api secara gratis.
Dengan hadirnya water station ini untuk mengurangi penggunaan botol plastik sebagai salah satu langkah untuk mencapai net zero emission (NZE).
Water station saat ini berada di empat stasiun yakni Stasiun Surabaya Gubeng terdapat 6 unit, Stasiun Surabaya Pasar Turi terdapat 5 unit, Stasiun Malang ada 2 unit, dan Stasiun Sepanjang Sidoarjo ada 1 unit water station.
"Sebanyak 14 unit water station telah kami siapkan di empat stasiun untuk memfasilitasi penumpang kereta api yang membutuhkan air minum saat berada di stasiun," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.
Penggunaan water station di stasiun wilayah KAI Daop 8 Surabaya memiliki berbagai manfaat, termasuk kemudahan akses air minum yang bersih dan aman, serta menjaga hidrasi selama perjalanan.
Penumpang dapat menikmati air minum yang aman dikonsumsi dan berkualitas karena telah teruji oleh water quality laboratory (WQL) yang dikelola oleh coway bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan.
"Dalam uji laboratorynya didapatkan hasil bahwa kualitas air yang dihasilkan oleh unit pemurni air (water purifier) tersebut memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu yang diuji. Selain itu, fasilitas air minum tersebut juga telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI," terangnya.
Lebih lanjut dia menerangkan, parameter-parameter uji kualitas air pada water station antara lain parameter mikrobiologi yang terdiri dari e. coli dan total bakteri coliform, parameter fisik atau suhu, total dissolved solid, kekeruhan, warna, dan bau, parameter kimia seperti nitrat, nitrit, besi, mangan, arsen, kadmium, timbal, fluorida, dan aluminium, serta parameter kimia tambahan ada total kromium, tembaga, seng, dan nikel.
Dengan tersedianya water station di berbagai stasiun kami berharap para penumpang lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dengan membawa tumbler.
Hal tersebut otomatis akan mengurangi sampah plastik dari botol minuman sekali pakai.
"Kami mengajak seluruh pelanggan KA untuk memanfaatkan fasilitas water station ini dengan bijak, mendukung gaya hidup sehat, dan turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. KAI Daop 8 Surabaya bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi tetapi juga berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan," harapnya.
Pihaknya konsisten mengedepankan prinsip-prinsip environment, social, governance (ESG) dengan mengajak para penumpang kereta api untuk mulai membiasakan diri membawa botol isi ulang atau tumbler sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah plastik.
Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, untuk lingkungan yang lebih baik. (rmt)
Editor : Jay Wijayanto