Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Usung Perpaduan Desain Modern dan Tradisional, Alumnus ITS Surabaya Jadi Juara Sayembara Desain eks THR-TRS

Dimas Mahendra • Rabu, 11 September 2024 | 01:08 WIB
TERPILIH: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan penghargaan kepada pemenang sayembara desain THR-TRS di Balai Kota Surabaya, Selasa (10/9).
TERPILIH: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan penghargaan kepada pemenang sayembara desain THR-TRS di Balai Kota Surabaya, Selasa (10/9).

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah resmi mengumumkan pemenang dalam sayembara desain eks Taman Hiburan Rakyat-Taman Remaja Surabaya (THR-TRS).

Juara pertamanya adalah tim dari alumnus ITS yaitu Adri Vergian Tanjung, Ar Deny Indra Prasetyo, Chandra Putra Nugraha, dan Rainjalin Prajakusuma. 

Desain pengembangan aset pemerintah dari tim tersebut berjudul Expo Park.

Karya mereka itu merupakan gabungan antara konsep desain modern dan tradisional yang fokus pada penggunaan ruang publik, sebagai ruang seni dan penyaluran ekspresi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan kalau ada lima besar sebelum akhirnya terpilih juaranya.

Dia mengungkapkan, karya-karya dari lima besar desain itu nantinya akan digabungkan dalam upaya pengembangan area eks THR-TRS itu.

"Insyaallah akan digabungkan (semua desain digunakan), jadi nanti tempat indoor-nya mana, ruang konser seperti apa dan outdoor-nya bagaimana," kata Eri. 

Dia menambahkan, penggabungan seluruh karya itu dinilai relevan sebab masing-masing karya memiliki fokus yang berbeda-beda.

Ada yang fokus ke area indoor, ada juga yang outdoor. Mereka yang masuk kategori juara pun juga memiliki keunggulannya masing-masing. 

"Untuk yang menang ini, saya suka desain tempat konsernya, lalu desain tempat pertunjukannya yang mengusung gaya Kerajaaan Majapahit. Untuk yang juara dua saya suka desain indoor-nya karena bisa digunakan futsal, basket ataupun voli. Jadi nanti itu akan digabungkan desainnya," ucapnya. 

Dia melanjutkan, saat ini pemkot juga tengah menyiapkan sistem lelang untuk para calon investor.

Menurut dia, sistem lelang ini menentukan sejumlah ketetapan, salah satunya adalah penentuan tarif masuk untuk area eks THR-TRS tersebut. 

"Investor sudah banyak yang masuk, tinggal mau lelang bentuknya seperti apa, bagi hasil, sewa, Build Operate Transfer (BOT) atau lainnya. Karena saya tidak ingin terlalu mahal, kita akan membangun dari sharing yang disepakati," ujarnya.

Rencananya, pembangunan terkait pengembangan aset pemerintah itu akan berlangsung pada 2025 besok.

Targetnya, pada tahun 2027 mendatang, area tersebut sudah bisa dimanfaatkan secara keseluruhan.

Sebab, untuk saat ini, baru area konser outdoornya yang sudah difungsikan. 

Sementara itu, perwakilan tim asal Surabaya yang menyabet gelar juara Ar Deny Indra Prasetyo mengungkapkan, ia dan tim mengusung perpaduan konsep arsitektur langgam dan pendopo.

Sehingga akan memunculkan keseragaman dalam desain, tapi tidak mengurangi fungsi publiknya.

"Jadi ada enam bangunan ruangan perpaduan desain langgam dan pendopo. Dari gerbang areanya sudah menjadi satu, dari depan pintu gerbangnya bergaya Majapahit, lalu ada expo center yang terkoneksi dengan co-working dan gedung seni pertunjukannya," ujarnya. (dim/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#Sayembara Desain #taman hiburan rakyat #TRS #surabaya #its surabaya #pemkot surabaya #Eri Cahyadi #thr #Taman Remaja Surabaya #alumnus