Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Merayakan Kemerdekaan ala Gen Z: 10 Ide Lomba 17 Agustus Anti-Mainstream!

Jay Wijayanto • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 01:27 WIB
KARNAVAL: Lomba lomba tradisional seperti ini kerap digelar di kampung baik di desa dan kota.
KARNAVAL: Lomba lomba tradisional seperti ini kerap digelar di kampung baik di desa dan kota.

RADAR SURABAYA-Menjelang hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, berbagai komunitas di desa, sekolah, bahkan kota kerap menyelenggarakan lomba-lomba untuk merayakan dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong. Banyak lomba-lomba yang biasa dimainkan di Indonesia seperti balap karung, panjat pinang, makan kerupuk, dan lain sebagainya.

Namun seiring perkembangan zaman, lomba-lomba tradisional tersebut mulai ketinggalan zaman.

Saat ini Generasi Z mulai memimpin perkembangan zaman, dan dari situ muncul keinginan untuk menghadirkan lomba yang anti-mainstream dan kekinian ala Gen Z.

Berikut referensi lomba 17 Agustus ala Gen Z yang anti-mainstream!

1. Lomba Tes Wawasan Kebangsaan

Biasanya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dimainkan oleh sejumlah anak muda sekitar usia 17-25 tahun.

Tes ini biasanya digunakan untuk menguji kemampuan pengetahuan umum peserta seputar kebangsaan Indonesia. Permainan ini dapat mengasah wawasan seputar nusantara.

2. Lomba Tebak Lagu Daerah

Sebuah kompetisi menebak lagu-lagu daerah dari seluruh wilayah Indonesia, dalam hal ini panitia bisa menguji pengetahuan peserta tentang kekayaan budaya nusantara lewat lagu daerah.

3. Lomba Cosplay Pahlawan Nasional dan Fashion Show

Dalam lomba ini peserta diminta untuk berkreasi membuat kostum dan merias diri menyerupai pahlawan nasional Indonesia, lalu dilanjutkan dengan fashion show yang akan membuat acara semakin meriah.

Penilaian didasarkan pada kreativitas, dan pengetahuan peserta tentang pahlawan yang diperankan.

4. Lomba Make-Up dengan Mata Tertutup

Perlombaan ini pasti akan digemari kaum perempuan. Pasalnya make up adalah hal sehari-hari yang mereka lakukan.

Tapi di perlombaan ini bukan hanya lomba make up biasa, tetapi make up wajah orang dengan mata tertutup.

Permainan ini akan diberi batas waktu dan siapa pun yang berhasil me-make up dengan hasil yang sempurna itulah pemenangnya,

5. Lomba TikTok Challenge

Lomba ini cocok di semua kalangan usia terkhusus kalangan remaja yang aktif di sosial media. Peserta akan diminta membuat challenge bertemakan kemerdekaan sekreatif mungkin.

Lalu peserta akan dinilai dari kreativitas dan jumlah like dan respon yang diterima dari platform tersebut.

6. Lomba E-Sport

Saat ini Gen Z sedang di gandrungi salah satu cabang olahraga terbaru yaitu E-Sport, sebuah turnamen game online dengan mod atau skin khusus bertema Indonesia, misalnya Mobile Legends dengan skin pahlawan nasional.

7. Lomba Futsal Pakai Daster

Olahraga futsal biasanya sering dimainkan oleh para laki-laki. Agar menantang dan anti-mainstream, peserta akan diwajibkan memakai daster saat bertanding futsal, namun juga harus berhati-hati agar tidak terjatuh.

8. Lomba Suap Makanan Tanpa Lihat

Lomba ini akan menjadi lomba yang dilakukan tanpa menggunakan indera penglihatan antara 2 orang peserta. Satu harus menyuapi dengan tangannya, satu lagi hanya harus menerima suapan tersebut tanpa bantuan tangannya.

9. Lomba Estafet Tepung

Lumrahnya estafet itu menggunakan tongkat kecil dengan posisi berlari, tapi perlombaan ini butuh kehati-hatian dan kesabaran dalam melakukannya.

Pasalnya lomba ini bisa dimainkan oleh 5 orang, kelima orang ini akan saling mengestafetkan tepung menggunakan kertas karton atau potongan kardus yang di apit menggunakan mulut, dan peserta paling akhir akan menaruh hasil estafet teman-temannya di sebuah wadah.

Pemenangnya bisa dilihat dari kelompok mana yang bisa mengumpulkan tepung lebih banyak. 

10. Lomba Perang Bantal di Kolam

Perlombaan ini masih cukup menarik untuk digelar, pasalnya perang bantal ini dilakukan di tempat tak biasa yaitu di atas air.

Cukup sediakan kolam kecil di belakang peserta, lalu peserta akan berdiri berhadapan dengan posisi kedua kolam tersebut membelakangi mereka.

Sediakan perekat di kaki masing-masing peserta, lalu mereka mulai saling menyerang dengan bantal, siapapun yang terjatuh dahulu ke kolam mereka akan kalah. (bel/mag/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#anti mainstream #Gen Z #lomba 17 agustus