Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Investasi Tiongkok ke Jawa Timur Meningkat, Butuh Karyawan yang Bisa Berbahasa Mandarin

Lambertus Hurek • Jumat, 26 Juli 2024 | 11:52 WIB
Direktur Surabaya International Institute of Business and Technology (SIIBT) Andre So. (IST)
Direktur Surabaya International Institute of Business and Technology (SIIBT) Andre So. (IST)

RADAR SURABAYA - Investasi Tiongkok di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satunya di Jawa Timur. Karena itu, peluang bagi warga Jawa Timur untuk bekerja di perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok terbuka lebar.

Yang jadi salah satu kendala adalah bahasa Mandarin. Penguasaan bahasa Mandarin menjadi penting agar bisa berkomunikasi dengan para manajer atau pengusaha asal Tiongkok.

"Perusahaan-perusahaan Tiongkok banyak beroperasi di kawasan Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto. Itulah pentingnya belajar bahasa Mandarin secara praktis," ujar Direktur Surabaya International Institute of Business and Technology (SIIBT) Andre So di Surabaya, Jumat (26/7).

Andre yang juga dosen dan guru bahasa Mandarin ini menambahkan, perusahaan PMA dari Tiongkok juga sedang mengembangkan sayap ke Jawa Tengah. Di antaranya, Batang dan Kendal. Andre kerap mendampingi para manajer asal Tiongkok itu sebagai penerjemah.

"Nah, mereka tentu membutuhkan banyak tenaga administrasi dan tenaga ahli dengan memiliki keahlian tambahan mampu berkomunikasi dalam bahasa Mandarin. Jadi, para calon pekerja yang akan terjun di dunia karir harus bersiap diri belajar Mandarin," tutur Andre.

Sebagai alumnus perguruan tinggi di Taiwan, Andre sudah lama berusaha menjembatani kebutuhan industri Indonesia, Tiongkok, dan Taiwan ini. Khususnya memberi kesempatan kepada para pelajar Jawa Timur untuk kuliah sekaligus dapat beasiswa di Tiongkok dan Taiwan.

"Hanya dua tahun alumni kita mampu menyelesaikan program sarjana di China. Dan, yang luar biasa dia kembali ke tanah air dan berkarier di perusahaan multinasional dengan gaji yang sangat menarik," ujar Andre.

Menurut dia, SIIBT yang berkampus di Ruko Klampis, Surabaya, juga membuka program translator bagi pelajar dan mahasiswa di Jawa Timur yang ingin menguasai bahasa Mandarin praktis. Kelas matrikulasi Mandarin selama 16 bulan.

"Kami mencetak siswa yang mampu membaca dan menulis dalam bahasa Mandarin. Nanti ada rekomendasi kerja ke perusahaan-perusahaan China di tanah air," kata Andre. (rek)

Editor : Lambertus Hurek
#ITCC Indonesia Tionghoa Culture Centre #SIIBT Surabaya #Matrikulasi bahasa Mandarin #Program bahasa Mandarin Surabaya