Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jembatan Merah Plaza (JMP) 2 Surabaya Akhirnya Tutup, Ini Alasannya

Rahmat Sudrajat • Senin, 29 April 2024 | 02:13 WIB
STOP OPERASIONAL: Pintu masuk Jembatan Merah Plaza (JMP) 2 tertutup rapat, Minggu (28/4), sementara JMP 1 masih buka (Hurek/Radar Surabaya).
STOP OPERASIONAL: Pintu masuk Jembatan Merah Plaza (JMP) 2 tertutup rapat, Minggu (28/4), sementara JMP 1 masih buka (Hurek/Radar Surabaya).

RADAR SURABAYA - Daftar pusat perbelanjaan di Kota Pahlawan berkurang satu. Jembatan Merah Plaza (JMP) 2 telah menghentikan operasionalnya, Minggu (28/4).

Manajer Operasional PT Jasamitra Propertindo Agung Santoso mengatakan, pihaknya merasa berat mengambil keputusan penutupan JMP 2. Namun, keputusan itu terpaksa diambil lantaran beban biaya operasional sangat besar, sementara pembeli kian sepi.

"Kondisi sekarang serba sulit. Kami sebagai pengelola mengupayakan subsidi kepada pedagang yang tokonya masih buka dengan berbagai macam upaya," kata Agung kemarin.

Menurut dia, pihaknya sudah menyampaikan kepada para pedagang untuk pindah ke JMP 1 jika masih ingin berjualan. “Kita bantu dan beri free selama setahun. Pedagang hanya bayar service charge saja," ungkapnya.

Legal Corporate PT Jasamitra Propertindo Deddy Prasetyo menambahkan, penutupan JMP 2 juga berkaitan dengan status lahan milik PT Pelindo yang sewanya tidak bisa diperpanjang. Pengelola JMP 2 turut bertanggung jawab atas keputusan ini. “Silakan pindah ke JMP 1. Masih satu kompleks,” katanya.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku mendapat surat pemberitahuan bahwa JMP 2 berhenti beroperasi sejak 20 April 2024. PT Jasamitra Propertindo memberikan batas waktu kepada pedagang untuk mengosongkan unit hingga 30 April. Namun, sejak kemarin para pedagang sudah mengosongkan stannya.

Sementara itu, JMP 1 terlihat masih beroperasi secara normal. Sekitar 09.00, beberapa pedagang telah membuka gerai. Pedagang-pedagang JMP 1 di lantai dasar didominasi dengan kain-kain perca hingga kebutuhan fashion.

Fasilitas eskalator tak beroperasi. Pendingin ruangan pun dimatikan. ”Kami diperbolehkan buka baru pukul 09.00. Untuk pendingin ruangan atau AC tidak nyala, hanya kipas yang dinyalakan,” terang Wiwik, salah seorang pedagang JMP 1.

Wiwik menuturkan, situasi sepi sudah dimulai sebelum pandemi Covid-19 datang. Tetapi, saat itu, sekitar 2019, kondisinya masih lumayan ramai.  (rmt)

Editor : Lambertus Hurek
#JMP 2 tutup #JMP sepi pembeli #jembatan merah plaza #JMP 2 berhenti operasional