RADAR SURABAYA - DPRD Surabaya minta pemkot untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan pada masyarakat. Permintaan ini menyusul diberikannya dua penghargaan yaitu Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berkinerja Tinggi pada Hari Otonomi Daerah Ke-28 di Surabaya.
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengaku mengapresiasi atas capaian yang telah diperoleh Pemkot Surabaya. Dia menyebut, kinerja Wali Kota Surabaya dalam menjalankan roda pemerintahan saat ini berbuah manis bagi masyarakat Surabaya.
"Berkat otonomi, pemerintahan daerah berhasil memacu berbagai perkembangan yang positif, dengan berbagai kebijakan pro-rakyat yang tidak meninggalkan karakteristik lokalnya. Kota Surabaya berkembang pesat menjadi kota metropolitan yang humanis.
Selamat atas penghargaan yang diraih Wali Kota Eri Cahyadi. Selamat kepada Kota Surabaya," kata Adi Sutarwijono, Jumat (26/4).
Adi menambahkan, saat ini yang paling penting adalah pemerintah kota meningkatkan lagi kinerjanya dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Menurut dia, otonomi daerah memberikan ruang yang luas agar pemerintah kota bisa merancang dan menjalankan pembangunan berbasis kebutuhan lokal.
“Bagi Wali Kota Eri Cahyadi, sebagai kepala pemerintahan di Surabaya, penghargaan ini momentum untuk momentum untuk peningkatan kinerja, momentum peningkatan prestasi, dan momentum baik untuk terus memperkuat pelayanan masyarakat,” ucapnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufida pun turut bangga atas diraihnya dua penghargaan tersebut. Dia mengaku, ke depan Surabaya bisa lebih baik lagi dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Mudah-mudahan Surabaya ke depan bisa semakin maju, kondusif, dan juga mudah-mudahan Surabaya dijauhkan dari bala dan musibah," tambahnya.
Lebih jauh, Laila menyebut wali kota saat inu sangat konsisten dalam memerangi kemiskinan di Kota Pahlawan. Salah satu bukti konkretnya adalah melalui program padat karya yang dijaring melalui kampung madani. Selain itu, permasalahan stunting juga saat ini sudah sangat baik. (dim)
Editor : Lambertus Hurek