RADAR SURABAYA - KAI Commuter Line akan menambah kapasitas angkut penumpang dengan menambah kereta.
Penambahan tersebut hasil dari evaluasi angkutan mudik dan balik lebaran 2024.
Dari catatan KAI Commuter Line Wilayah 8 Surabaya jumlah penumpang mencapai 570.760 orang mulai awal mudik lebaran 31 Maret hingga arus balik 15 April.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan saat ini KA lokal atau commuter line wilayah 8 Surabaya telah melayani 61 stasiun dengan 60 perjalanan commuter.
Baik yang keliling seperti Penataran Dhoho, Supas area Mojokerto sampai ke Bangil, mengalami kenaikan jumlah penumpang.
Oleh karena itu pihaknya akan menambah kereta agar kapasitas daya angkut penumpang terpenuhi.
"Kita akan mengajukan penambahan kereta, nanti yang K3 ekonomi lokomotif dengan kereta api rel disel (KRD) atau commuter sehingga nanti kapasitas angkut kita perbanyak," kata Anne Purba, Senin (15/4).
Kapasitas angkut commuter line mencapai 150 persen saat ini sehingga ada kenaikan selama arus mudik dan balik mencapai 14 persen.
"Saat ini sudah tercapai target jumlah penumpang, diharapkan ke depan lebih bisa kita kembangkan lagi kapasitas daya angkutnya," ujarnya.
Target pengembangan angkutan penumpang KA lokal di Wilayah 8 Surabaya bisa terealisasi satu tahun ke depan.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan prasarana di bawah DJKA dan Daop untuk pengembangan prasarana commuter.
Apalagi saat ini di kawasan Mojokerto telah dilakukan pengerjaan jalur double track.
"Saat ini kami koordinasikan dengan KAI sehingga commuter bisa dikembangkan dengan baik. Mengingat potensi penyangga Surabaya Sidoarjo dan Mojokerto pengembangan cukup baik. Dan kita melihat potensi kapasitas angkut harus ditingkatkan," jelasnya.
Sementara itu volume pengguna commuter line Surabaya jelang berakhirnya masa cuti lebaran tahun ini 6-15 April total penumpang yang berpergian dengan commuter line baik untuk mudik, bersilaturahmi ataupun berwisata mencapai 392.069 orang.
"Karena ada pemudik yang datang memanfaatkan kereta lokal kemudian memanfaatkan kereta jarak jauh. Kalau kita lihat hari kerja untuk penumpang commuter hanya 37 ribu sedangkan saat libur lebaran naik. volume tertinggi 45 ribu," terang Anne Purba.
Anne Purba juga mengaku tengah mengantisipasi lonjakan penumpang selama dua hari ke depan, pasalnya ada kebijakan WFH pemerintah untuk ASN yang ada di Jakarta.
"Ada kebijakan WFH yang dari Jakarta sehingga mengubah sedikit antisipasi lonjakan penumpang," imbuhnya.
KAI Commuter mencatat lima stasiun dengan volume pengguna tertinggi di Wilayah 8 Surabaya yaitu Stasiun Surabaya Gubeng dengan penumpung 448.839 orang, Stasiun Wojo 273.425 orang, Stasiun Malang 259.101 orang dan Stasiun Sidoarjo 211.915 orang. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa