Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lakukan 8 Amalan Ini saat Malam hingga Hari Raya Idul Fitri, Jangan Dilewatkan!

Hildan Sepka • Rabu, 10 April 2024 | 07:44 WIB
ilustrasi bersalam-salaman saat lebaran.
ilustrasi bersalam-salaman saat lebaran.

UMAT muslim telah menunaikan ibadah puasa sebulan penuh selama Ramadan. Sebentar lagi, umat muslim merayakan kemenangan pada momen Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Tahun ini, 1 Syawal 1445 H jatuh pada tanggal 10 April 2024 sesuai ketentua dari pemerintah.

Hari Raya Idul Fitri ini disambut dengan penuh suka cita oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat menyambutnya dengan mengumandangkan takbir.

Tradisi takbiran ini di Indonesia sangat beragam. Ada yang takbiran keliling, takbiran pawai obor, hingga takbiran di masjid. Semua itu dilakukan untuk menghidupkan malam hari raya.

Sedangkan salat Idul Fitri dilaksanakan pada 1 Syawal pagi mulai pukul 06.00. Ada yang melaksanakannya di masjid dan ada pula yang di lapangan terbuka.

Menghidupkan malam dengan takbir hingga pelaksanaan salat Idul Fitri merupakan bagian dari amalan sunnah di Hari Raya Idul Fitri.

Selain dua amalan tersebut, masih ada amalan lain yang dapat dilakukan mulai malam Idul Fitri.

Melansir NU Online, berikut 8 amalan sunah saat malam dan Hari Raya Idul Fitri 2024.

1. Perbanyak Baca Takbir  

Sunah untuk memperbanyak bacaan takbir saat Idul Fitri. Waktunya dimulai sejak terbenamnya matahari 1 Syawal sampai takbiratul ihramnya iman Salat Idul Fitri bagi yang berjemaah maupun takbiratul ihramnya mushalli (orang yang salat) sendiri, bagi yang salat sendirian.  

Pendapat lain menyatakan waktunya habis saat masuk waktu Salat Idul Fitri yang dianjurkan, yaitu ketika matahari naik kira-kira satu tombak, sekitar 3,36 meter, baik imam sudah melaksanakan takbiratul ihram atau tidak. 

2. Menghidupkan Malam Idul Fitri dengan Beribadah

Ada tiga pendapat terkait cara menghidupkannya. Pertama, kegiatan ibadah malam Idul Fitri lebih dominan. Kedua, cukup dengan beribadah sesaat. Ketiga, dengan salat isya berjemaah dan bertekad salat subuh berjemaah pula. 

3. Mandi

Pada Hari Raya Idul Fitri kita disunahkan mandi baik laki-laki maupun perempuan. Termasuk perempuan yang sedang haid maupun nifas. Waktu mandi Idul Fitri sejak tengah malam hari raya sampai tenggelam matahari esok harinya. 

Berikut adalah niat mandi tersebut:

نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى  

Nawaitu ghusla ‘îdil fithri sunnatan lillâhi ta’âlâ 

Artinya: “Aku niat mandi Idul fitri, sunnah karena Allah.”

4. Berhias

Umat Muslim dianjurkan untuk berhias sebagai bentuk ekspresi bahagia pada hari Idul Fitri. Cara berhiasnya seperti dengan memotong kuku, mandi, mengenakan parfum, dan mengenakan pakaian terbaik, hingga dianjurkan pakaian berwarna putih.

5. Makan Sebelum Berangkat Salat Ied

Sebelum berangkat untuk melaksanakan salat Idul Fitri, kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu. Orang yang meninggalkan anjuran ini hukumnya makruh.  

6. Membedakan Rute Pulang-Pergi Salat Ied

Dianjurkan rute pulang Salat Idul Fitri untuk membedakan antara rute berangkat dnegan rute yang dilalui ketika pulang. Rute keberangkatan juga dianjurkan agar lebih panjang dari rute pulang. Manfaatnya agar lebih memperoleh banyak pahala dalam perjalanan ibadah. 

7. Melaksanakan Salat Idul Fitri

Tentu saja Salat Idul Fitri jangan sampai dilupakan. Muslim laki-laki maupun perempuan dianjurkan melaksanakannya.

Hukum melaksanakan salat Idul Fitri adalah sunah muakkadah sejak tahun kedua hijriah. Rasulullah SAW selalu melaksanakannya sampai sebelum wafat. Kemudian dilanjutkan oleh para sahabat nabi.

8. Mengucapkan Selamat  

Mengucapkan selamat Idul Fitri atau tah’inah dianjurkan pada momen ini. Contohnya dengan ucapan “selamat Idul Fitri 1445 H”, “taqabbalallahu minna wa minkum”, “mohon maaf lahi dan batin”, dan sebagainya. (hil/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#umat muslim #hari raya idulfitri #lebaran 2024