Ribuan kendaraan pemudik yang melintas masih didominasi roda dua. Sejak dari gerbang masuk Jembatan Suramadu arah Surabaya kepadatan sudah terlihat mengekor.
Laju kendaraan roda dua juga terlihat merayap, sedangkan untuk jalur kendaraan roda empat seperti mobil pribadi dan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP) yang mengangkut pemudik juga terlihat dari arah Surabaya menuju Madura melewati Suramadu.
Sedangkan untuk jalur yang dari arah Madura menuju Surabaya terlihat lengang. Dikarenakan rata-rata pemudik berasal Madura yang melintas di jembatan penghubung antara Surabaya dan Madura itu.
Pemudik yang menggunakan roda dua terlihat membawa barang banyak untuk keperluan mudik di kampung halaman, tak hanya itu mereka juga berboncengan lebih dari dua orang.
Salah satu pemudik, Ahmad Sofiyan mengaku mudik pada H-1 lebaran agar bisa berlebaran bersama sanak saudara di kampung halamannya di Pamekasan.
Ia membawa anak dan istrinya dengan mengendarai sepeda motor, selain lebih hemat juga lebih cepat dan fleksibel.
"Ya ini sama anak dan istri, mudik ke Sumenep hari ini agar besok bisa shalat Idul Fitri bersama keluarga," ujar Ahmad Sofyan.
Sofyan juga terlihat membawa barang seperti kardus dan tas. Ia mengaku barang bawaan ini merupakan pakaian sekaligus oleh-oleh untuk keluarga di kampung.
"Ya kalau pulang kampung gak bawa oleh-oleh gak afdol," imbuh pria yang berdomisili di Gresik itu.
Hingga pukul 19.20 WIB kepadatan jalur roda dua di Jembatan Suramadu terpantau lancar. Para mudik masih terlihat melintas dari arah Surabaya menuju Madura. Bahkan di ruas jalur roda empat terpantau sedikit lebih banyak yang melintas daripada sore hari.
Selasa sore merupakan puncak arus mudik yang melintas di Jembatan Suramadu. Diprediksi puncak pemudik yang akan mudik ke Madura terjadi hingga Rabu (10/4) setalah shalat Idul Fitri.
Dari data yang dihimpun, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Surabaya menuju Madura saat puncak arus mudik, Selasa (9/4) mencapai 40.500 lebih kendaraan atau naik dua kali lipat dibandingkan 6 April lalu yang mencapai 24.501 kendaraan.
Sedangkan untuk kendaraan yang keluar dari arah Madura menuju Surabaya hingga saat ini cenderung turun dari hari sebelumnya yakni 5.400 kendaraan. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan