SURABAYA - Sebagaimana libur lebaran dan hari-hari libur lainnya, Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan menjadi destinasi wisata favorit di Kota Pahlawan. Tak hanya bagi warga Surabaya, tapi juga dari luar kota bahkan pulau.
Untuk menghadapi peak season pada libur Lebaran 2024 ini, pihak pengelola KBS yakni PT Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) pun sudah melakukan persiapan untuk menyambut lonjakan pengunjung.
Kepala Seksi Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi mengaku pihaknya bakal tetap memberlakukan harga tiket masuk (HTM) seperti biasa meskipun pengunjung membeludak.
"Tarif masuk ke KBS masih sama, per orang flat Rp 15 ribu," kata Lintang, Selasa (2/4).
Dia menilai, tarif itu sudah ideal. Sebab, BUMD milik Pemkot Surabaya ini tak ingin memberatkan pengunjung.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan komitmen Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang ingin seluruh tempat wisata di Kota Pahlawan mematok HTM yang terjangkau oleh masyarakat.
"Ini salah satu faktor kenapa KBS masih menjadi favorit sekaligus mampu bertahan pasca pandemi, dan diapresiasi Kemenparekraf. Selain itu juga kami lakukan banyak inovasi," ucapnya.
Lintang menambahkan bahwa pengelola juga akan memberlakukan tiket gratis khususnya bagi anak-anak yang memiliki tinggi badan di bawah 85 sentimeter. "Free untuk anak-anak hingga tinggi badan 85 senti," ungkapnya.
Lintang mengakui, KBS biasanya mengalami lonjakan pengunjung yang luar biasa saat musim libur panjang seperti Lebaran. Ia memprediksi lonjakan pengunjung akan terjadi pada akhir pekan nanti. Yakni, pada Sabtu (13/4) dan Minggu (14/4).
"Biasanya pada H Lebaran yang diperkirakan hari Rabu (10/4/2024) dan Kamis (11/4/2024), juga akan ramai pengunjung," imbuhnya.
Pihaknya pun menyiapkan program khusus untuk menyambut peak season pada libur Lebaran. Tak hanya sarana edukasi, pengelola juga menyajikan beragam hiburan. Tujuannya, memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.
"Kami rencananya akan menghadirkan penyanyi, sinden berparas bule Irene Ghea. Dia akan hadir bersama Maretha Primadani," jelas Lintang Ratri.
Selain itu, pengelola memberikan kesempatan pengunjung untuk merasakan pengalaman baru seperti program feeding time satwa. Dimana pengunjung bisa memberikan makan langsung kepada satwa.
"Juga ada wahana tunggang gajah, tunggang onta, dan lainnya. Ada tarif di luar tiket masuk. Selain pengalaman seru naik gajah, juga bisa foto bareng satwa," imbuhnya.
KBS merupakan salah satu kebun binatang terlengkap dan tertua di Asia Tenggara. KBS didirikan berdasarkan SK Gubernur Jenderal Belanda tanggal 31 Agustus 1916 No. 40 dengan nama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin (Kebun Botani dan Binatang Surabaya).
Cikal bakal KBS ini didirikan atas jasa seorang jurnalis Belanda bernama H.F.K. Kommer yang memiliki hobi mengumpulkan binatang.
Saat ini di KBS terdapat lebih dari 230 spesies satwa yang berbeda. Sedangkan totalnya lebih dari 2.179 ekor satwa.
KBS memiliki 50 persen ruang terbuka sehingga cocok dijadikan tempat refreshing warga Surabaya dan sekitarnya.
Selama ini, taman satwa yang dibangun sejak era Belanda dengan nama Deerentuin itu selalu jadi tempat favorit bagi keluarga.
Utamanya bagi mereka yang ingin mengisi waktu bersama saat libur panjang. (hil/nug/jay)
Editor : Jay Wijayanto