RADAR SURABAYA - Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2024 bakal diisi oleh nama-nama kuat. Salah satunya petahana Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Sejumlah langkah pendekatan ke sejumlah parpol sudah berjalan.
Wali Kota Eri memberi sinyal akan kembali menggandeng Armuji di Pilwali 2024. Namun, Eri menegaskan, keputusan calon yang akan diusung nantinya ada di tangan DPP PDI Perjuangan (PDIP). PDIP merupakan partai pengusung Eri-Armuji di Pilwali 2020.
"Kalau dikabarkan seperti itu, kita akan maju bersama lagi. Nanti yang berhak menentukan DPP," ucap Cak Eri saat ditanya apakah dirinya akan kembali duet dengan Armuji, Jumat (29/3).
Eri dan Armuji merupakan pasangan kuat. Namanya termasuk ke dalam daftar 171 kepala daerah yang disiapkan PDIP. Utamanya dalam maju kembali dalam pilkada serentak November 2024 mendatang.
"Kota Surabaya masuk, karena memang masih satu periode," ucapnya.
Dia mengaku masih terbuka. Sebab, masih ada potensi parpol lain yang ingin berkoalisi. Sekaligus menggandengkan calonnya bersama Cak Eri. "Punya visi dan misi sama," kata Eri.
Tampaknya, Cak Eri berkomitmen dalam menuntaskan pekerjaan rumahnya dalam dua periode. Sebab, visi dan misinya membentuk kampung madani belum terealisasi 100 persen. Yaitu, memperpendek jarak kesenjangan sosial di Kota Surabaya.
"Kalau ada nama lain nanti akan disampaikan ke DPP, karena yang berhak menentukan DPP semua itu. Sejauh ini perintahnya masih berdua (dengan Armuji, Red)," jelasnya.
Menjelang Pilwali, Eri bersama PDIP Kota Surabaya bakal bersafari. Mereka sowan ke kantor parpol untuk menjalin silahturahmi. Selain itu, tentu ada pembahasan seputar politik.
"Ke partai politik terus berjalan. Nanti kami akan ke PKS, Sabtu ke PSI dan Minggu ke PPP. Nanti April ke Gerindra dan Golkar, lalu ada acara halalbihalal juga dengan Partai Demokrat," imbuhnya. (hil/rek)
Editor : Lambertus Hurek