RADAR SURABAYA - Warga sekitar Jalan Gresik, Surabaya, tepatnya sekitar Markas Sub Den Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, dikejutkan suara ledakan keras, Senin (4/3) pukul 10.19 WIB.
Ledakan yang diduga dari sisa bahan peledak yang sudah didisposal ini membuat warga sekitar panik.
Bahkan, salah satu warga Ari, mengaku jika ada dua kali ledakan saat itu.
Dari pantauan Radar Surabaya, hingga pukul 13.00 WIB, lokasi di depan markas disterilkan.
Spanduk putih dan terpal menutup sisi barat markas Brimob hingga ke asrama polisi di sampingnya.
Bahkan sekitar pukul 13.10 WIB kembali terdengar ledakan, namun suaranya tidak terlalu keras seperti ada peredamnya.
Ari yang tinggal di seberang markas Brimob mengaku, ledakan pertama kali sangat keras.
Pada pukul 10.19 WIB, ia hendak menjemput istrinya.
Kemudian ia mendengar suara ledakan yang cukup keras.
Ia kemudian keluar mencari sumber ledakan.
"Saya kira ban truk. Ledakan biasanya dari ban truk, sudah biasa disini tapi ini tadi lebih keras," tuturnya.
Ia mengaku, mendengar dua kali ledakan yang sama kerasnya dari lokasi markas tersebut.
Kemudian jalan disterilkan dan ia memilih masuk rumah.
"Saya tidak tahu pasti dari sisi mana ledakan itu. Terdengar sangat keras dari rumah, tapi tidak sampai ada kerusakan. Saya juga tidak melihat ambulan keluar masuk (markas Brimob, Red)," ungkapnya. (gun/opi)
Editor : Nofilawati Anisa