RADAR SURABAYA - Seorang pria tunawisma yang belum diketahui identitasnya, ditemukan tewas di atas makam Tionghoa, Simo Kwagean, Kelurahan Putat Jaya, Sawahan Kota Surabaya, Senin (19/2) siang.
Korban diduga tewas karena sakit.
Kapolsek Sawahan Kompol Domingos De F Ximenes mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh Abdul Ghofur, warga setempat, sekitar pukul 10.00.
Pria 41 tahun itu hendak mengirimkan makanan kepada korban yang diketahui sudah berada di makam sejak lima hari lalu.
Namun, korban sudah ditemukan tidak bernyawa.
Temuan tersebut oleh saksi dilaporkan ke warga sekitar, pengurus kampung dan Polsek Sawahan.
Menerima laporan, Polsek Sawahan dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi untuk olah TKP dan identifikasi.
"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ujarnya, Senin (19/2).
Dia menjelaskan, korban diketahui saksi sudah terlantar berada di makam sejak lima hari lalu.
Korban pada Minggu (18/2) diketahui masih bernyawa.
Namun, tidak bisa menelan makanan saat makan.
Menurut Domingos, diduga korban sebelumnya sakit.
Kemudian meninggal dunia pada Senin pagi.
"Iya karena sakit (dugaan awal, Red). Mayat korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo," terangnya.
Perwira menengah dengan satu melati di pundak ini mengungkapkan, korban tidak membawa identitas dan seorang tunawisma.
Korban memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, usia sekitar 50 tahun, menggunakan celana panjang warna hitam dan baju lengan panjang. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa