RADAR SURABAYA - Jelang Tahun Baru Imlek, Kelenteng Hong San Koo Tee, di Kawasan HOS Cokroaminoto, Tegalsari, Surabaya menggelar persembahyangan untuk mengantarkan dewa dewi ke nirwana.
Sekaligus sebagai persiapan untuk pencucian rupang dan altar di kelenteng.
Sejak Jumat (2/2) pagi kelenteng yang biasa disebut Kelenteng Cokro dipadati oleh umat Tri Dharma yang akan melakukan persembahyangan pengantaran dewa dewi ke nirwana.
Dengan membawa hio dupa berwarna merah umat Tri Dharma mengitari semua rupang yang ada di kelenteng tersebut.
Tak hanya itu mereka juga melakukan persembahan untuk para dewa dewi.
Persembahan tersebut antara lain buah yang tidak berdiri seperti apel, jeruk, hingga pisang.
Selain itu ada juga kue seperti kue kukus, wajik dan mangkok dipersembahkan. Ada juga manisan dan teh.
"Tujuannya untuk mengantarkan dewa dewi ke nirwana, setelah itu besok (Sabtu, Red) kita juga akan melakukan bersih-bersih rupang altar serta kelenteng. Agar ketika dewa dewi datang sudah kembali bersih," kata Pengurus Kelenteng Hong San Koo Tee, Erdiana Tejasputra.
Ia menyebut ada sekitar 30 umat Tri Dharma yang melakukan persembahyangan untuk mengantarkan dewa dewi yang dilakukan secara berjamaah.
Selain itu persembahyangan boleh dilakukan secara sendiri-sendiri.
"Ada 30-an umat yang persembahyangan ini secara bersama-sama," imbuhnya.
Ia juga berharap di tahun naga kayu semua masyarakat Indonesia bisa rukun, semakin kuat dan lebih baik lagi.
"Ya harapannya semua berjalan dengan lancar kerukunan terjalin dengan kuat," harapnya.
Erdiana juga menjelaskan selain mengantarkan para dewa dewi ke nirwana, para umat Tri Dharma juga diwajibkan untuk membersihkan diri agar suci.
Pembersihan diri dilakukan selama tiga hari.
"Ada yang mulai hari ini dilakukan pembersihan diri. Dengan tidak boleh memakan daging namun boleh makan nasi, serta sayuran. Tujuannya agar kita bisa kembali suci," tuturnya.
Rencananya Kelenteng Cokro tersebut mulai melakukan pencucian rupang Sabtu pagi.
Pencucian dilakukan oleh para pengurus Kelenteng Cokro.
"Ada 10 altar dan ratusan rupang yang akan kami bersihkan mulai Sabtu pagi. Jadi kelenteng besok untuk sementara ditutup selama tiga hari untuk dilakukan pembersihan juga. Supaya nanti ketika waktu Imlek dewa dewi turun kita sudah kembali suci dan bersih," pungkasnya. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa