Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lima Remaja Diamankan Hendak Live Streaming Tawuran di Jalan Kapas Madya Surabaya, Begini Modusnya

Guntur Irianto • Selasa, 30 Januari 2024 | 00:51 WIB
KUMAT LAGI: Sejumlah remaja diamankan setelah tepergok hendak tawuran di Jalan Kapas Madya, Surabaya, Minggu (28/1) dini hari.
KUMAT LAGI: Sejumlah remaja diamankan setelah tepergok hendak tawuran di Jalan Kapas Madya, Surabaya, Minggu (28/1) dini hari.

SURABAYA - Meski sudah kerap dibubarkan bahkan ditahan, masih ada saja remaja yang nekat hendak tawuran demi bikin konten di media sosial.

Terbaru, anggota Polrestabes Surabaya kembali menggagalkan rencana tawuran antargeng di Jalan Kapas Madya, Surabaya, Minggu (28/1) dini hari.

Tim Respons Cepat Tindak (Respatti) Satuan Samapta Polrestabes Surabaya yang dipimpin Aipda Anto Ibnu berhasil mengamankan lima orang remaja yang hendak berbuat kerusuhan.

Anak-anak muda itu sempat melarikan diri saat hendak diamankan. Namun polisi berhasil mengejar dan menyita barang bukti satu senjata tajam (sajam) dan dua sepeda motor.

Lima remaja yang diamankan masing-masing MF, 20, warga Jalan Sidoyoso II Gang 2, Surabaya; KDS, 19, warga Sidotopo Wetan, Surabaya; IPM, 17, warga Jalan Granting, Surabaya; APP, 17, dan ABA, 17, keduanya warga Gunungsari Indah, Surabaya.

Kelima remaja tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Tambaksari untuk proses lebih lanjut sesuai locus kejadian. 

"Kami amankan lima remaja dan saat ini masih proses penyidikan," ujar Kapolsek Tambaksari, Kompol Imam Solikin, kemarin.

Setelah proses penyidikan, Polsek Tambaksari akhirnya menetapkan MF, 21, warga Jalan Sidoyoso II Gang 2, Surabaya, sebagai tersangka.

TERSANGKA: MF, 21, warga Jalan Sidoyoso II Gang 2 Surabaya yang ditetapkan sebagai tersangka karena membawa celurit saat diamankan.
TERSANGKA: MF, 21, warga Jalan Sidoyoso II Gang 2 Surabaya yang ditetapkan sebagai tersangka karena membawa celurit saat diamankan.

Ia terbukti membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit dengan panjang 70 sentimeter. Senjata itu dibawa dengan dalih untuk membela diri. "Ia mengaku membawa sajam untuk jaga-jaga jika diserang," tutur Imam.

Patroli Perintis Presisi oleh Tim Respatti Satsamapta Polrestabes Surabaya digelar setiap malam.

Saat patroli di media sosial (medsos), tim mendapat petunjuk ada live streaming geng remaja yang hendak tawuran.

Dua geng itu adalah Garangan Gangster dan Remaja 2k21. Tawuran untuk konten medsos ini rencananya akan dilakukan di Jalan Kapas Madya Surabaya.

Petugas langsung bergerak mencari keberadaan para remaja itu.

Sekitar pukul 05.00, petugas menemukan 15 remaja duduk-duduk di Jalan Kapas Madya Surabaya.

Polisi curiga setelah melihat mereka melarikan diri masuk ke dalam permukiman warga saat didekati.

Tim pun mengejar gerombolan remaja ini dan berhasil menghentikan dua sepeda motor dan lima orang tersebut. (gun/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#live streaming #respatti surabaya #tawuran #medsos #konten #geng remaja #polsek tambaksari #polrestabes surabaya