Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PD Pasar Surya Pilih Lakukan Hal Ini Sambil Menunggu Investor Mau Kucurkan Duitnya untuk Revitalisasi Pasar di Surabaya

Hildan Sepka • Kamis, 25 Januari 2024 | 02:00 WIB
FAVORIT: Pasar Tunjungan yang berada di tengah kota Surabaya, menjadi salah satu obyek revitalisasi pasar yang akan dilakukan Pemkot Surabaya tahun ini. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
FAVORIT: Pasar Tunjungan yang berada di tengah kota Surabaya, menjadi salah satu obyek revitalisasi pasar yang akan dilakukan Pemkot Surabaya tahun ini. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Harapan Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) untuk merevitalisasi sejumlah pasar tersendat.

PD Pasar Surya tampaknya kesulitan untuk mencari investor.

Kesulitan mencari investor itu disebabkan beberapa faktor.

Direktur Utama (Dirut) PDPS Agus Priyo Akhirono mengatakan, hingga saat ini penyertaan modal dari Pemkot Surabaya belum terealisasi.

Sehingga, pihaknya tengah mengandalkan kucuran dana dari pemodal.

Namun ada kendala yang dihadapi PD Pasar Surya.

"Salah satunya kondisi pasar yang kurang bagus, membuat investor ini berpikir ulang," ujarnya, Selasa (23/1).

Kendati Pemkot Surabaya terus melakukan perbaikan beberapa pasar.

Sejalan dengan pihaknya pun merevitalisasi.

Namun, Agus menyatakan, tengah mengerjakan perbaikan minor di sejumlah pasar.

"Perbaikan yang dilakukan sekarang itu sifatnya kecil," ucapnya.

Dia menyebutkan ada beberapa kendala yang membuat investor ragu.

Misalnya, Pasar Kembang seusai kebakaran kondisinya menjadi kurang bagus.

Belum lagi persoalan komunikasi dengan pedagang yang perlu dilakukan secara intensif.

"Kita sering ditanya pedagang di Pasar Tunjungan kaitannya tentang renovasi dan kita belum bisa pastikan. Tapi perbaikan kecil tadi terus jalan," paparnya.

Agus mengatakan, Pemkot Surabaya berencana mengalokasikan dana sebesar Rp 9,9 miliar.

Dana itu digunakan untuk merevitalisasi tiga pasar.

Masing-masing Pasar Tunjungan, Pasar Kembang, dan Pasar Kendangsari.

"Rencana tahun ini tiga pasar, sedangkan Pasar Pabean belum masuk rencana karena kondisinya masih lumayan bagus. Masih memadai," terangnya.

Agus belum mengambil langkah revitalisasi.

Pasalnya penyertaan modal dari pemkot belum juga turun.

Rencananya, Pasar Tunjungan akan menjadi prioritasnya setelah dana itu diserahkan.

"Belum bisa memperbaiki, tapi kita sudah siapkan rancangannya," terangnya.

Katanya, sebelum pelaksanaan revitalisasi, pihaknya akan uji lab bangunan.

Tahapan itu pun membutuhkan biaya sebesar Rp 300 juta.

Sayangnya, upaya itu belum bisa terlaksana karena terkendala modal.

"Konsepnya sudah ada," ucap Agus.

Dia menilai tahap awal itu cukup penting.

Tujuannya memastikan rencana perbaikan mampu berjangka panjang.

Sebab, proses revitalisasi itu menyesuaikan konstruksi bangunan.

"Kalau direvitalisasi ternyata hasil tes hanya untuk beberapa tahun ke depan akan sia-sia," ungkapnya.

Agus akan menggandeng akademisi. Uji konstruksi bangunan itu direncanakan bekerja sama dengan Institut Sepuluh Nopember (ITS).

Pihaknya pun memungkinkan adanya rencana perobohan Pasar Tunjungan.

"Langkah ini apabila hasil uji tak memadai untuk revitalisasi. Kita enggak bisa memaksakan perbaikan dengan konstruksi lama karena untuk memastikan keamanan pengunjung. Kita harus tahu layak atau tidaknya dan jangan sampai salah perhitungan," bebernya.

Hingga sekarang, Agus mengaku belum mengetahui secara pasti soal modal itu.

Namun, pihaknya sudah kerap mendapatkan pertanyaan dari tenant tentang wacana tersebut.

Pihaknya hanya mampu melakukan perbaikan minor, misalnya atap bocor.

"Informasi masih simpang siur. Banyak yang tanya, apalagi pengunjung selalu ramai saat malam akhir pekan. Selain itu, ini dulu bangunan kantor sehingga belum ada standar pengolahan IPAL yang sesuai dengan food and beverage," tutur Agus.

Sementara itu, Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya Iman Krestian Mahardono menyampaikan, pemkot juga memperbaiki beberapa pasar.

Tahun lalu ada empat pasar. Antara lain, Pasar Simo, Pasar Simo Gunung, Pasar Simo Mulyo, dan Pasar Pegirian.

"Sudah selesai dan sudah kami serahkan ke PDPS," urai Iman.

Dia menjelaskan, perbaikan tersebut masuk dalam penyertaan modal dari pemkot.

Pihaknya berencana melakukan perbaikan pasar tahun ini.

Sasarannya adalah Pasar Simo, Pasar Pabean, dan Pasar Keputran.

"Kami masih bahas lebih lanjut untuk rencana ini. Tapi pemkot untuk sementara yang sudah masuk tahap lelang adalah Pasar Karah," imbuhnya. (hil/opi)

 

Editor : Jay Wijayanto
#pasar tradisional #revitalisasi #Investor #pemkot surabaya #PD Pasar Surya Surabaya