Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dinkes Surabaya Gelar Sub-PIN Polio Serentak, Ini Sasaran dan Targetnya

Hildan Sepka • Selasa, 16 Januari 2024 | 14:54 WIB
PEKAN IMUNISASI POLIO: Seorang anak mendapatkan tetesan vaksin polio oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya dalam pekan imunisasi serentak di Jalan Jemur Andayani, Surabaya.
PEKAN IMUNISASI POLIO: Seorang anak mendapatkan tetesan vaksin polio oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya dalam pekan imunisasi serentak di Jalan Jemur Andayani, Surabaya.

SURABAYA - Pemkot Surabaya menggelar putaran pertama Sub-Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak. Kegiatan itu bergulir di sejumlah lokasi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menargetkan ratusan ribu anak.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, Kota Surabaya memiliki sasaran sebesar 329.616 anak. Dia optimistis imunisasi pada hari pertama dapat tuntas keseluruhan.

“Kami upayakan semaksimal mungkin, bisa kita kejar dalam satu hari. Targetnya semaksimal mungkin, seoptimal mungkin,” ujar Nanik saat ditemui di Balai RW 1 Gatotan I, TK Handayani, Jalan Kemayoran Baru DKA 1-B, Surabaya, Senin (15/1).

Pelaksanaan imunisasi polio serentak itu berlangsung selama sepekan. Namun, Nanik ingin menuntaskan dalam sehari. Itu bentuk komitmennya sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Kalau ada yang ketinggalan (imunisasi hari ini) kita kejar tanggal 16 (Januari). Bismillah, mencapai target, mohon doanya,” terangnya.

Dia menyiapkan langkah strategis untuk memaksimalkan momen tersebut. Dinkes menggandeng sejumlah pihak terkait. Antara lain, camat, lurah, bunda PAUD, hingga Kader Surabaya Hebat (KSH).

SWEEPING IMUNISASI: Petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bersama kader Posyandu, memberikan vaksin Polio dalam pekan imunisasi serentak di kawasan Siwalankerto, Surabaya, Senin (15/1).
SWEEPING IMUNISASI: Petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bersama kader Posyandu, memberikan vaksin Polio dalam pekan imunisasi serentak di kawasan Siwalankerto, Surabaya, Senin (15/1).

“Kuncinya adalah gotong royong, membantu mengajak warga agar putra-putrinya mau diimunisasi polio. Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi dari berbagai latar belakang jurusan membantu kami,” jelas Nanik.

Dia mengungkapkan, proses imunisasi polio kali ini ada beberapa nama anak yang domisilinya tidak sesuai dengan data alamat rumah.

Hal itu cukup menghambat proses imunisasi di putaran pertama. Dinkes akan melakukan sweeping dari rumah ke rumah untuk memastikan semua anak di Kota Surabaya telah diimunisasi polio.

“Kita tetap upayakan. Misalkan terdaftar, ternyata tidak ada, nanti kita lakukan kunjungan rumah, kita lakukan sweeping istilahnya. Dilakukan setelah hari ini, mungkin besok, besok lusa, ada kesempatan langsung kita lakukan sweeping,” ungkapnya.

Nanik mengimbau seluruh orang tua yang memiliki anak usia 0-7 tahun, 7 tahun lebih 11 bulan 29 hari, untuk segera mengikuti imunisasi. Ada beberapa lokasi yang ditunjuk. Di antaranya, balai RW, puskesmas, sekolah TK, PAUD, dan SD.

“Yang belum datang, atau kebetulan hari ini masih sakit, nanti kita datangi ke rumahnya untuk dilakukan penetesan imunisasi. Itu untuk yang sudah terdaftar tapi belum hadir,” katanya.

Pihaknya mengunjungi enam lokasi balai RW yang berada di empat wilayah puskesmas.

Salah satunya di Puskesmas Krembangan Selatan, Posyandu 1 Balai RW 01, Jalan Kemayoran Baru DKA Nomor 18, Kelurahan Krembangan, dan Posyandu 24 Balai RW 08, Jalan Kemayoran Budidayan Gang 1, Kelurahan Kemayoran.

Di wilayah tersebut, Dinkes Surabaya menyasar sebanyak 511 anak. Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan, setidaknya dalam sehari ada 200 ribu lebih anak yang diimunisasi Polio.

Agar prosesnya cepat, pihaknya membentuk tiga tim. Tim pertama, bergerak ke sekolah-sekolah SD, tim kedua berjalan di PAUD, sedangkan tim ketiga berjalan di Balai RW, khusus untuk anak yang belum sekolah. (hil/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#Dinas Kesehatan #polio #pekan imunisasi nasional #pemkot surabaya #Dinkes Surabaya