Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Dilewati Dua Sesar hingga Berisiko Gempa, Pakar Geologi ITS Ingatkan Hal Penting Ini ke Pemkot Surabaya

Rahmat Sudrajat • Jumat, 5 Januari 2024 | 15:29 WIB

Pakar geologi ITS Amin Widodo. (RAHMAT S/RADAR SURABAYA)
Pakar geologi ITS Amin Widodo. (RAHMAT S/RADAR SURABAYA)
 

RADAR SURABAYA - Bencana gempa bumi patut diwaspadai karena bisa terjadi kapan pun.

Awal tahun ini, Indonesia dikejutkan dengan gempa bumi Sumedang.

Oleh karena itu langkah preventif harus dilakukan yaitu dengan memetakan tempat yang rawan terdampak.

Seperti di Surabaya yang disebut dilewati oleh dua sesar patahanan lempeng bumi.

Menurut pakar geologi Amin Widodo, sejak dulu Surabaya dilewati dua sesar dari Surabaya timur sampai ke Surabaya Barat yang melewati Gresik.

Sedangkan untuk sisi selatan mulai dari Waru sampai mengarah ke Karangpilang hingga ke daerah Cirebon.

"Surabaya dilewati sesar kendeng, yakni sesar segmen Waru dan segmen Surabaya. Itu bisa bergeser kalau kena gempa 6 SR, tapi kalau gempa 6 SR itu rumah kita sudah dilengkapi dengan rumah tahan gempa maka tidak berpengaruh pada bangunan," ungkap Amin Widodo, Kamis (4/1).

Pakar geologi dari ITS Surabaya itu mendorong Pemkot Surabaya untuk segera melakukan asesmen atau pemetaan kepada rumah warga yang dilewati oleh sesar tersebut.

Hal ini dilakukan supaya masyarakat mengetahui, apakah posisi tempat tinggalnya berisiko tinggi akan gempa atau tidak.

"Kita berharap pada pemerintah melakukan assesment ke rumah warga yang konstruksi bangunannya jelek ataupun kontur tanahnya jelek dan berisiko tinggi. Dengan begitu masyarakat bisa mengetahui posisi tempat tinggalnya berisiko tinggi atau tidak," terangnya.

Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) Kementerian PUPR telah merilis peta sumber dan bahaya gempa di Indonesia.

Sumber gempa di Jawa Timur ada dua, di antaranya dari tumbukan lempeng tektonik di selatan Jatim dan sesar aktif di Jawa.

Sesar aktif yang melewati Jawa Timur ada di Banyuwangi, Probolinggo, Pasuruan, Surabaya, dan Waru.

Sesar aktif ini juga sampai Caruban melewati Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, dan Nganjuk.

Sementara itu, menurut Amin, guncangan gempa itu sebenarnya tidak membunuh atau mengancam keselamatan jiwa.

Yang membunuh ialah bergesernya tanah ataupun reruntuhan bangunan dampak dari gempa. (rmt/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#surabaya dilewati dua sesar #Amin Widodo #potensi gempa #pakar geologi ITS