SURABAYA - Majelis Pustaka, Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur berkolaborasi dengan Sejarawan Muda Muhammadiyah diterjunkan untuk melakukan penelitian jejak pendiri organisasi yakni KH Ahmad Dahlan di Jawa Timur.
Program penelitian ini di-launching bersamaan dengan agenda rapat kerja wilayah (Rakerwil) MPID PWM Jatim, Sabtu (4/11).
Ketua Dewan Pengarah MPID PWM Jatim Prof Dr Purnawan Basundoro,.S.S, M.Hum, mengatakan, penelitian diperkirakan memakan waktu selama dua bulan.
Penelitian dilakukan di delapan kota yang menjadi tempat dakwah KH Ahmad Dahlan untuk menyebarkan Islam dan Muhammadiyah.
"Jejak Kiai Dahlan ini besar, namun sayang jarang yang meneliti dan menulis. Adanya sejarawan muda Muhammadiyah ini menjadi oase dan solusi untuk merawat kebesaran Muhammadiyah," kata Purnawan yang juga guru besar Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Ailangga ini.
Ia menambahkan saat ke Jatim, KH Ahmad Dahlan bertemu dengan tokoh-tokoh besar seperti HOS Cokroaminoto dan Soekarno muda yang saat itu tinggal di Surabaya.
"Setiap berkunjung ke daerah, perjalanan Kiai Dahlan tidak terlepas dari empat hal yakni kereta api, berdagang, berdakwah dan silaturahim. Sambil berdakwah dari masjid ke masjid, Kiai Dahlan melebarkan sayap dakwah persyarikatan. Setelah berdakwah, beliau datang ke pasar yang tidak jauh dari stasiun untuk berdagang batik dan sarung. Itulah dakwah Muhammadiyah pertama kali di Jatim," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah Widyastuti, S.S, M.Hum, yang juga cicit KH Ahmad Dahlan mengaku sangat mendukung dibentuknya tim ekspedisi ini. Mengingat peninggalan KH Ahmad Dahlan yang begitu besar untuk Islam di Indonesia dan negara lain.
"Tahun lalu saya pernah keliling Jatim, ke Malang, ke Jombang, ke Lamongan, untuk meneliti jejak Kiai Dahlan, dan kebesaran itu masih banyak yang belum tertulis. Tulisan itu bisa menjadi inspirasi generasi hari ini untuk terus mendedikasikan diri untuk bangsa," katanya.
Kegiatan ini dihadiri berbagai tokoh dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se Jawa Timur. Diharapkan, nantinya akan terungkap jejak perjalanan Kiai Dahlan di Jatim.
Itu dipastikan akan menambah khazanah sejarah nasional Indonesia, khususnya terkait perjuangan Muhammadiyah sebagai satu organisasi kemasyarakatan berbasis agama terbesar di Indonesia. (mus/rak)
Editor : Jay Wijayanto