SURABAYA - Selain TP (Tugu Pahlawan) Pagi, Surabaya juga punya tempat berburu baju bekas lainnya, yaitu Pasar Loak Gembong.
Pasar ini buka pada jam 9 pagi sampai 5 sore.
Pasar loak Gembong yang terletak di Jalan Gembong Tebasan, Kapasari, Kecamatan Genteng, merupakan surganya para pemburu barang bekas.
Banyak barang-barang bekas yang dijual di pasar ini.
Seperti baju bekas, sepatu, peralatan rumah tangga, permesinan, stroller, tas, sepatu, sepedahdan lain-lain.
Soal harga, konsumen tidak perlu khawatir.
Harga yang ditawarkan penjual tentunya jauh lebih murah dan bisa ditawar.
Jika beruntung, bisa mendapatkan barang branded dengan harga yang sangat murah.
Salah satu pedagang baju bekas, Imam mengaku, sudah empat tahun berjualan di Pasar Gembong.
Menurutnya peminat baju bekas masih, banyak khususnya para anak muda.
“Kalo hari biasa gini lumayan sepi, tapi saat Sabtu Minggu pasti ada anak-anak muda yang cari baju, celana dan biasanya yang paling banyak di cari itu pasti yang bermerk” ujarnya kepada Radar Surabaya, Rabu (1/11).
Untuk mendapat baju bekas ini, Imam mengaku lumayan susah dan ketat karena pemerintah Indonesia telah melarang adanya impor pakaian bekas ke dalam negeri.
Larangan impor pakaian bekas tersebut diterapkan lantaran dikhawatirkan akan mengancam industri tekstil dalam negeri.
Sementara itu, Yuniar, salah satu pemburu barang bekas mengaku senang berburu barang bekas di Pasar gembong.
Selain harganya ramah di kantong, pilihannya juga banyak.
“Asal kan sabar dan teliti dalam berburu pasti dapat barang-barang bagus. Saya suka cari sepatu dan baju di sini,” jelasnya. (ann/nur)
Editor : Nofilawati Anisa