Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Erick Thohir Gandeng Unesa, Targetkan Peningkatan Wasit dan Pelatih

Rahmat Sudrajat • Senin, 11 September 2023 | 00:04 WIB
KERJASAMA:  Ketua Umum PSSI Erick Thohir menggandeng Universitas Negeri Surabaya untuk meningkatkan kemampuan perangkat pertandingan dan pelatih. (Suryanto/Radar Surabaya)
KERJASAMA: Ketua Umum PSSI Erick Thohir menggandeng Universitas Negeri Surabaya untuk meningkatkan kemampuan perangkat pertandingan dan pelatih. (Suryanto/Radar Surabaya)

SURABAYA - Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan semangat kepada ribuan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Graha Unesa, Jumat (8/9). Selain itu kehadiran Erick Thohir juga untuk penandatanganan MoU dan peresmian fasilitas olahraga Unesa.

Penandatanganan MoU dilakukan pada 12 lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) se-Indonesia yang digandeng. Mereka memiliki fakultas keolahragaan sendiri, yang mengampu keilmuan terkait wasit dan pelatih, salah satunya Unesa.

Menurut Erick Thohir, sudah lama menargetkan peningkatan jumlah wasit dan pelatih. Upaya terbaru yang dilakukan adalah menggandeng lembaga pendidikan. "Ini langkah pertama. Bisa jadi nanti, kami akan melakukan kerja sama dengan tingkat SMA hingga SD," kata Erick.

Hal tersebut penting dilakukan untuk mengejar penambahan pelatih dan wasit berkualitas. Dia menegaskan bahwa Indonesia sudah tertinggal jumlah, bahkan dengan Jepang yang penduduknya tak sampai separuh Indonesia.

Upaya peningkatan pelatih dan wasit tak bisa dikerjakan oleh PSSI sendiri. "Kita gandeng lembaga pendidikan karena mereka ahlinya. Ada riset dan kurikulum sendiri," tegasnya.

Harapannya, wasit dan pelatih di sepak bola Indonesia makin berkualitas karena dikembangkan di lingkungan akademik yang matang. Regenerasi yang dilakukan juga terus membaik.
Selain pembinaan untuk wasit dan pelatih, pengembangan sport science di universitas dengan fakultas keolahragaan juga digenjot. "Riset dan pengembangan sport science terus dikembangkan. Ini supaya kualitas atlet kita juga makin baik," imbuhnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Surabaya (FIKK Unesa) Dwi Cahyo Kartiko mengatakan penandatanganan ini merupakan upaya pengembangan olahraga secara umum.

"Mahasiswa dari fakultas keolahragaan ini kan sudah belajar dengan detail, setiap sisi olahraga dikupas," ucapnya. Termasuk kaitannya dengan kemampuan sebagai wasit dan pelatih.

Melalui MoU dan MoA ini, mahasiswa yang lulus sepatutnya sudah mampu menerima lisensi dasar sebagai pelatih dan wasit. "Yang sudah belajar 2-4 tahun, masa kalah dengan yang ikut kursus hanya seminggu?" tegas Cahyo. Kerja sama itu tak hanya dengan PSSI, tetapi juga mendukung pengembangan kurikulum melalui MoA bersama 12 LPTK.

Cahyo mengatakan jumlah wasit dan pelatih yang kurang sebenarnya dirasakan di banyak bidang olahraga lain. Bukan hanya sepak bola. "Jadi kerja sama dengan asosiasi ini bukan hanya dengan PSSI. Kami juga sudah hampir final tanda tangan dengan PP Perbasi (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia)," jelasnya. (rmt/rak)

Editor : Jay Wijayanto
#Wasit dan Pelatih #UNESA #erick thohir #mahasiswa unesa