SURABAYA - Siapa tak kenal dengan panglima besar Jenderal Soedirman. Jasanya mengusir penjajah sebagai pemimpin Tentara Keamanan Rakyat (TKR) kala itu dan berhasil mempertahankan Kemerdekaan Indonesia diperingati dengan monumen-monumen besar untuk mengenangnya.
Salah satunya patung Jenderal Soedirman di Jalan Yos Sudarso yang berdiri gagah membelah jalanan tersebut.
Patung sang jenderal ini menghadap ke selatan dengan badan tegap. Ia mengenakan seragam PETA dengan pedang militer Jepang di tangannya. Tatapan lurus ke depan dengan gunto ini semakin menunjukkan kewibawaannya sebagai pemimpin tentara Indonesia kala itu.
"Keberadaan monumen ini untuk mengenang jasa panglima besar Jenderal Soedirman," kata Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan.
Ia mengungkapkan, patung megah ini seakan penyambut bagi masyarakat yang hendak menuju ke Balai Kota Surabaya.
Patung ini berdiri di atas sebuah prasasti yang berisi tanggal peresmian serta kata-kata mutiara untuk para generasi penerus bangsa untuk mengisi kemerdekaan Indonesia. "Kata mutiara ini untuk memotivasi generasi muda agar menjaga spirit nasionalisme dan patriotisme," ujarnya.
Nampak pula di bagian prasasti lain tercatat peresmian patung ini dilakukan oleh Presiden Soeharto pada 10 November 1970. Patung ini dibuat untuk mengenang sang panglima besar yang wafat karena sakit TBC kala itu. (gun/nur)
Editor : Jay Wijayanto