Direktur Utama (Dirut) KBS Khoirul Anwar mengatakan, dua anak singa itu hasil breeding atau pembiakan singa yang didapat dari Jatim Park. Selama ini indukan singa yang ada di KBS hanya tiga ekor dan usianya sudah tua.
"Ini kerja keras tim konservasi KBS. Sebab, singa yang ada di sini (KBS) sudah tua. Kemudian kami dapat dari Jatim Park. Kita optimalkan hanya jangka waktu satu tahun," kata Khoirul Senin (29/5).
Khoirul gembira karena kondisi dua bayi singa tersebut sehat dan segar. Keduanya mendapatkan susu langsung dari induknya yang bernama Ipin. Selain itu, dalam masa transisi kedua bayi singa juga mendapatkan perhatian dari para keeper agar menjadi jinak. "Kami tidak tampilkan ke publik karena rentan. Harus selalu ditemani keeper agar jinak," terang Khoirul.
Rencananya, bulan depan pihaknya akan memindahkan kedua singa cilik itu ke tempat baby atau kandang khusus yang ada di KBS. "Mungkin bulan depan sudah bisa ditempatkan di nurse baby. Sembari kami berikan makanan dan susu untuk perkembangannya. Saat ini sudah mulai kami berikan daging kecil-kecil," ujar Khoirul.
Bima dan Dona merupakan anak dari pasangan Ipin dan Sruni yang sudah dipelihara oleh KBS selama 1,4 tahun. Khoirul juga akan mengembalikan indukannya ketika nanti sudah mulai besar. "Secepatnya kami kembalikan induknya. Tapi, biar ada hubungan batin dulu. Kasihan," jelasnya.
Pihak KBS juga berencana mendapatkan harimau sumatera. Khoirul sudah membicarakan bersama pihak konservasi Bukit Tinggi, Sumatera Barat. "Kami sedang persiapkan dokumen penunjangnya. Setelah harimau sumatera, nanti kami akan tambah juga untuk zebra. Posisi zebra di KBS saat ini sedang single," pungkasnya. (rmt/rek) Editor : Administrator