"Belum (tertangkap). Masih upaya," ujar Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Samikan, Kamis (25/5). Ia menyebut, anggotanya sempat mengeler tersangka M Faiz ke rumah lelaki berinisial S. Namun, saat itu S tidak ada di rumah. Pihaknya menyebut masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku.
Sebelumnya seorang bandit pencuri motor nyaris babak belur dihajar warga saat mencuri motor Honda Scoopy milik Karmadji Soehendro warga Jalan Simo Gunung Barat II di depan rumah dr Susanto, Jalan Jurang Kuping, Pakal, Surabaya, Kamis malam (4/5).
Tersangka M Faiz alias Faisol, 26, warga Jalan Tambak Mayor Madya, Gang Langgar, Kelurahan Asemrowo, Surabaya. Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Samikan mengungkapkan, semula motor korban diparkir di depan tempat praktik dr Susanto di Jalan Jurang Kuping, Pakal, Surabaya, Kamis (4/5) sekitar pukul 20.30.
Saat itu korban sedang berobat ke dokter. Motor diparkir sudah dikunci setir. Usai berobat korban keluar dan bermaksud hendak pulang ke rumah. Dia melihat motor Honda Scoopy nopol L 2846 WY miliknya didorong orang tak dikenal.
"Terus pelaku dikejar korban dan diteriaki maling. Motornya jatuh, satu pelaku ditangkap warga bersama anggota," ujar Samikan.
Pelaku saat itu nyaris menjadi bulan-bulanan massa. Sejurus kemudian pelaku diamankan Tim Antibandit Polsek Pakal yang kebetulan berada di sekitar lokasi. "Pelaku sudah berhasil menyalakan mesin motor korban. Modusnya mencuri pakai kunci T," jelasnya.
Perwira dengan dua balok kuning di pundaknya menambahkan, tersangka Faiz beraksi tak sendirian. Ia bersama seorang temannya yang berhasil kabur. "Temannya kabur mengendarai motor sarana. Dia masih dalam pengejaran," tegasnya.
Menurut dia, tersangka Faiz pernah diamankan Polsek Sawahan gara-gara kasus pencurian ponsel. Polisi kini masih mengembangkan kasus pencurian motor tersebut. Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti motor Honda Scoopy, sebuah kunci T, ponsel merk Oppo dan merk Vivo. (rus/rek)
Editor : Administrator