Sekitar 100 UMKM menyuguhkan beragam produk. Pengunjung juga dihibur penampilan musik, permainan tradisional, hingga fashion show sesudah waktu berbuka puasa. Ratusan stan memadati Jembatan Suroboyo dari sisi utara hingga selatan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap event seperti itu bisa dilakukan setiap bulan di Jembatan Suroboyo. Ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kenjeran dan sekitarnya. Sekalian mengangkat potensi wisata di kawasan pesisir kampung nelayan itu. "Semoga acara serupa bisa digelar di Jembatan Suroboyo agar pertumbuhan ekonomi UMKM meningkat," kata Cak Eri, Minggu (16/4).
tradisional. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Dalam upaya dan menggerakan ekonomi di Kota Pahlawan selepas pandemi selama tiga tahun, seluruh stakeholder saling berkolaborasi dan bersinergi dengan pemkot. Respons berbagai pihak pun dinilai positif. “Saya bangga betul dengan kegiatan ini. Insya Allah, kita bisa terus-menerus membangkitkan UMKM. Matur nuwun (terima kasih) juga untuk seluruh UMKM," katanya.
Cak Eri kembali meminta para camat berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya. Sebab, para camat dan lurah lebih mengetahui kondisi sosial ekonomi warganya. “Kita ingin bersama-sama dengan seluruh stakeholder mengubah Surabaya menjadi lebih hebat lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim Arief Wicaksono menyampaikan, pihaknya mendukung penuh program Wali Kota Eri Cahyadi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui UMKM. Meski sempat terpuruk karena pandemi Covid-19, sekarang roda ekonomi mulai bergerak lagi. “Kita dorong agar UMKM bisa bangkit dan naik kelas,” kata Arief. (rmt/rek) Editor : Administrator