Kapolsek Wonocolo Kompol Bayu Halim Nugroho mengatakan, sebanyak 19 anak diamankan petugas bersama Satpol PP, BPBD Surabaya di Jalan Jemursari II, Wonocolo, Senin (27/3) sekitar pukul 01.30. Mereka diamankan setelah petugas menindaklanjuti informasi dari masyarakat mengenai anak-anak yang tawuran sarung menjelang waktu sahur.
"Mereka hendak tawuran sarung. Sudah janjian DM (direct message) dengan kelompok lain," ujar Kompol Bayu di Mapolsek Wonocolo, Senin (27/3).
Petugas menyita barang bukti sarung dibundel, besi, dan sabuk yang diduga hendak dipakai senjata perang sarung. Para remaja tersebut kebanyakan masih pelajar SMP, SMA, dan SMK. "Mayoritas warga Wonocolo. Kami amankan mereka ke Polsek dan dilakukan pembinaan dengan pesantren kilat," ucapnya.
Para remaja itu diajak melakukan salat lima waktu berjamaah, pengajian, belajar mengaji dibimbing ustad dan salat tarawih berjamaah di masjid Mapolsek Wonocolo. Setelah tarawih orang tua mereka dipanggil bersama perangkat kelurahan dan pihak sekolah.
"Selesai tarawih berjamaah orang tua akan menjemput disertai perangkat desa. Selain itu, mereka harus menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi," tegas Bayu. (rus/rek) Editor : Administrator