Setyo mengaku terlibat tawuran sarung di Jalan Dukuh Kupang, Selasa (14/3) dini hari. Kemudian bersembunyi di depan salah satu rumah warga. Pemilik rumah yang terganggu keributan lalu keluar membawa kayu balok. Dia bersama anaknya membubarkan tawuran.
Apesnya, saat itu salah satu anak pemilik rumah terkena kayu balok dari orang tuanya. Sehingga mengalami luka di kepala. "Saya nggak mukul. Waktu itu sembunyi usai perang sarung 15 orang, terus diamankan warga," ucap Setyo di Mapolsek Sawahan, Rabu (15/3).
Setyo dan temannya lalu diamankan warga. Kemudian dibawa ke Mapolsek Sawahan untuk dimintai keterangan. "Tawuran iseng aja pak. Baru kali ini, saya nggak mukul," ucapnya.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Hafisullah Mokoginta mengatakan, pelaku tawuran sarung yang diamankan telah dimintai keterangan. Pihak orang tua juga sudah dipanggil untuk membuat surat pernyataan. "Kita lakukan pembinaan supaya tidak mengulangi lagi," tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau para orang tua selalu mengawasi anaknya supaya tidak terlibat tawuran atau melakukan tindakan kriminalitas. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek