Nabila Humaira, Marketing Communication Manager salah satu hotel di kawasan Wonokromo ini menggelar kegiatan berbagi kasih sayang dan kebahagian bersama ADHA. Kegiatan ini bertepatan dengan momen valentine. Dia mengajak para ADHA untung bersenang-senang. "Kegiatannya melukis untuk anak-anak," ujarnya, Kamis (16/2).
Kegiatannya memiliki tujuan yang cukup penting. Katanya, mereka membutuhkan dukungan emosional. Selain itu, memberi pengalaman baru bagi anak-anak. "Tentunya menyenangkan, sehingga menjadi kegiatan rekreatif bagi mereka," tuturnya.
Melukis itu menjadi bahan bakar penyemangat bagi ADHA. Mereka tampak bahagia dan ceria. Selain itu, menjadi sarana mengekspresikan perasaan melalui media melukis. "Dukungan secara emosional sangatlah dibutuhkan. Supaya mereka tetap semangat. Sehingga memiliki imunintas yang baik," urainya.
Jumlahnya ada 10 anak. Orang tua pun mendampingi anak-anaknya. Mereka ikut berperan dalam proses melukis. "Usia anak-anak ini sekitar delapan sampai 12 tahun," tuturnya.
Ekpresi mereka beragam saat melukis. Ada yang tenang sesekali bercanda dengan temannya. Hingga tampak muka serius mementingkan detail. Nabila memberikan media lukis berupa topeng. Warnanya putih polos. Bentuknya beragam dan lucu. "Mereka bebas memberi warna apa pun," jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pendukung Sebaya Yayasan Mahameru Billy Pamungkas menyambut positif kegiatan ini. Yayasannya cukup sering menggelar program seperti ini. Sebelumnya adalah kegiatan yang sama dengan jumlah ADHA yang lebih banyak.
Yayasannya terdapat ADHA yang berasal dari berbagai wilayah di Jatim. Tapi, sepuluh anak itu berasal dari Surabaya. Dia mengajak anak-anak yang terdekat. "Sebenarnya dari luar kota ada, tapi pengondisiannya agak lebih susah," katanya.
Dia berharap besar dalam program ini. Yakni, perlunya peran pemerintah. Karena menurutnya, tantangan yang dihadapi cukup berat. "Salah satunya terbebas dari stigma yang terus mengakar," keluhnya. (hil/nur) Editor : Administrator