Sesampainya di Tanjung Perak, para wisatawan disambut dengan kesenian Reog Ponorogo dan kuda lumping. Tak hanya itu. Wisatawan juga disuguhi bazar UMKM di area terminal penumpang.
General Manager Pelabuhan Kalimas dan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Perak Dhany Rachmad Agustian menjelaskan, UMKM yang dihadirkan merupakan binaan pemerintah kota dan instansi lainnya. "Sekitar 16 UMKM yang disediakan untuk menjajakan produknya kepada wisatawan," ujar Dhany kepada Radar Surabaya, Rabu (15/2).
di Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (15/2). (ISTIMEWA)
Saat singgah di Surabaya, rombongan penumpang kapal pesiar itu diberi kesempatan untuk city tour menggunakan bus. Mereka terbagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama berkeliling di Balai Kota, Jalan Kayoon, Patung Joko Dolog, dan masih banyak lagi. Sedangkan rombongan kedua langsung menuju Trowulan, Mojokerto, untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah peninggalan Majapahit.
"Wisatawan asing ini memang suka ke tempat-tempat heritage, di Surabaya sebenarnya sudah ada cuma gak banyak," kata Dhany. (Cendikia Auliaf/Chintyas Dewi/rek) Editor : Lambertus Hurek