Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tampilan Wajah Surabaya di Ujung Musim Ramaikan Museum Pendidikan

Administrator • Rabu, 28 Desember 2022 | 22:19 WIB
MUSEUM DAN SENI: Aime mengamati lukisan karya perupa Te Kamajaya dengan judul Sinta Obong dalam pameran lukisan Garis Gathuk yang digelar di Museum Pendidikan Surabaya, Selasa (27/12). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
MUSEUM DAN SENI: Aime mengamati lukisan karya perupa Te Kamajaya dengan judul Sinta Obong dalam pameran lukisan Garis Gathuk yang digelar di Museum Pendidikan Surabaya, Selasa (27/12). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Berbagai cara untuk menutup akhir tahun. Salah satunya, Komunitas Garis Gathuk menggelar pameran seni lukis di Museum Pendidikan Surabaya. Berbagai seniman dan karya melebur dalam acara itu.

Ketua Komunitas Budi Bi mengangkat, tema besar yakni Ujung Musim. Dia tidak menjelaskan sudah berapa pameran yang sukses digelar. Menurutnya, pameran ini sebagai simbol penutup akhir tahun. "Menjadi bentuk rasa syukur karena tahun ini hampir setiap bulan mengadakan pameran," ujarnya, Selasa (27/12).

Budi menggelar pameran ini pada dua tempat. Dia menggunakan Museum Pendidikan dan Museum 10 November. Jadwal pagelaran pameran itu pun bersamaan. "Dibuka hari ini (kemarin, Red) sampai 1 Januari nanti," jelasnya.

Selain menjadi ketua, pelukis cat air ini pun ikut memamerkan karyanya. Namun, dua karyanya dipajang di Museum 10 November. Yakni, lukisan bertema Gedung Grahadi dan pemandangan Gunung Bromo. "Ingin menampilkan identitas di Jawa Timur," tuturnya.

Katanya, pameran ini bertujuan untuk meramaikan museum di Surabaya. Sehingga akan berdampak pada total kunjungan. Dengan itu, masyarakat Surabaya semakin tertarik untuk mempelajari sejarah dan budaya melalui koleksi di museum. "Selain itu, semoga di Surabaya tercipta wadah kesenian dan semakin ramai. Kita mendapat dukungan penuh dari pihak terkait," ucapnya.

Staf Kuratorial Museum Pemkot Surabaya MT Agus menyebutkan hal senada. Pameran ini menjadi upaya untuk mengenalkan wajah Surabaya. Selain itu, membangkitkan daya tarik kunjungan ke museum melalui lukisan.

"Melalui kegiatan melukis on the spot ini seninan melukis situasi sekitar. Sehingga menunjukkan sisi lain Surabaya yang mampu menjadi daya tarik. Sehingga sebagai bentuk mensosialisasikan keberadaan museum di wilayah Pemkot Surabaya berdasarkan aspek lain," jelasnya.

Dia berharap supaya terwujud harmonisasi pada sinergi yang telah terbangun. Karena, acara seperti ini menjadi agenda rutin tiap tahun. Karena pandemi waktu itu menjadi sedikit terhambat.

"Tentunya tujuan kita mengajak menggaungkan ayo ke museum itu semakin sampai secara komunikasi ke masyrakat. Bisa menjadi warna lain sebuah museum," imbuhnya. (hil/nur) Editor : Administrator
#Komunitas Garis Gathuk #pameran lukisan #Ramaikan Museum Pendidikan #Tampilan Wajah Surabaya #Ujung Musim #museum pendidikan surabaya