Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Presiden Jokowi Resmikan AMN Surabaya, 40 Persen Dihuni Mahasiswa Papua

Administrator • Rabu, 30 November 2022 | 14:12 WIB
PERESMIAN: Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan Plt Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menekan tombol peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya, Selasa (29/11). (ISTIMEWA)
PERESMIAN: Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan Plt Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menekan tombol peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya, Selasa (29/11). (ISTIMEWA)
SURABAYA - Presiden RI Joko Widodo meresmikan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Siwalankerto, Surabaya, Selasa (29/11). Asrama berkapasitas 410 orang itu menampung mahasiswa dari berbagai kawasan di tanah air.

Penghuni AMN Surabaya merupakan mahasiswa yang menempuh pendidikan di beberapa kampus negeri di Surabaya, seperti UPN Veteran Jatim, Universitas Negeri Surabaya (Unesa),  Universitas Airlangga (Unair) dan ITS Surabaya.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa ratusan mahasiswa yang menghuni AMN Surabaya ini datang dari Sabang sampai Merauke. Bahkan, 40 persen di antaranya berasal dari tanah Papua. "Ada 410 mahasiswa dari Sabang sampai Merauke semuanya berbaur menjadi satu dan saya dibisiki Pak Ka-BIN (Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Red), 40 persen dari Tanah Papua," ujar Jokowi.

Photo
Photo
SEMARAK: Mahasiswa asal Papua menyambut kedatangan Presiden Jokowi yang didampingi Menhan Prabowo Subianto, Mendikbudristek Nadiem Makarim di Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN), Surabaya. (ISTIMEWA)

Jokowi menjelaskan, usulan pendirian Asrama Mahasiswa Nusantara berasal dari 61 tokoh Papua yang saat itu datang ke Istana Negara, karena banyaknya peristiwa gesekan antarmahasiswa.

"Dan, ini kalau kita lihat hampir di seluruh provinsi, utamanya di kota-kota pendidikan, selalu bahwa setiap provinsi itu memiliki asrama sendiri-sendiri. Sehingga, kita tidak saling mengenal," jelasnya.

Jokowi menyebutkan, Indonesia memiliki 714 suku yang berbeda. Oleh karena itu, dengan pendirian AMN diharapkan mahasiswa dari berbagai suku tersebut dapat saling mengenal adat istiadat serta kebudayaan masing-masing.

"Kita bisa rukun dan kompak karena di Asrama Mahasiswa Nusantara juga diberikan wawasan kebangsaan. Inilah tujuan dari Asrama Mahasiswa Nusantara. Selain tentu saja para mahasiswa diberikan beasiswa. Tapi, yang paling penting, kita bisa saling mengenal. Semuanya saling mengenal. Ini tujuan besar dari didirikannya Asrama Mahasiswa Nusantara," tegas Jokowi.

Selain meresmikan Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya, pada kesempatan ini Jokowi juga meresmikan dimulainya pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Makassar, Manado, Bantul, Malang, dan DKI Jakarta.

Photo
Photo
SIAP DIHUNI: Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di kawasan Siwalankerto, Surabaya. (ISTIMEWA)

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Budi Gunawan menyebut, hadirnya Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) pertama di Surabaya menjadi pusat lahirnya calon pemimpin bangsa.

“Semoga Asrama Mahasiswa Nusantara ini menjadi salah satu pusat lahirnya calon-calon pemimpin bangsa di masa datang yang berdaya saing tinggi, mempunyai semangat bela negara, rasa kebangsaan kuat dalam bingkai NKRI, serta setia kepada Pancasila dan konstitusi UUD 1945,” kata purnawiran Jenderal Polisi tersebut. (mus/rek) Editor : Administrator
#Peresmian AMN Surabaya #40 Persen Mahasiswa Papua #Presiden Jokowi