Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Duda Cabuli Bocah Tunarungu Akhirnya Menyerahkan Diri

Lambertus Hurek • Sabtu, 25 Juni 2022 | 03:38 WIB
Penyidik Unit Reskrim Polsek Kota Banyuwangi memeriksa terduga pencabulan siswi SD. (ANTARA/HO)
Penyidik Unit Reskrim Polsek Kota Banyuwangi memeriksa terduga pencabulan siswi SD. (ANTARA/HO)
SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya akhirnya mengamankan terduga pelaku pencabulan terhadap Melati, 14. Pihak kepolisian masih meminta keterangan pria berinisial HA, warga Tambaksari, Surabaya.

HA dilaporkan orang tua Melati karena dugaan pencabulan yang dialami putrinya. Korban merupakan anak disabilitas gangguan pendengaran atau tunarungu.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengungkapkan, saat ini HA masih dimintai keterangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. “Statusnya masih saksi. Ia datang sendiri diantar keluarga dan didampingi pengacara," tuturn Mirzal, Jumat (24/6).

Ia mengungkapkan, penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap anak disabilitas ini tetap berjalan sesuai prosedur. Korban sudah mendapat pendampingan khusus. Pihak kepolisian juga berkolaborasi dengan dinas terkait untuk trauma healing pada korban. "Korban sudah didampingi DP3AK Surabaya, dinas pendidikan, hingga psikolog," tuturnya.

Sebelumnya, orang tua korban melaporkan kasus dugaan pencabulan pada 15 Juni lalu. Polisi lalu bergerak meminta keterangan saksi terkait kasus itu. Terduga pelaku tak lain tetangga korban.

Saat dini hari, korban yang baru saja makan diajak ke rumah HA dan dicabuli. Ibu korban sempat mencari anaknya. Hingga menemukan korban keluar dari rumah terduga pelaku yang berstatus duda itu tiga jam kemudian.

Sementara itu, NV, tante korban, menceritakan, ibu korban sempat mencari Melati keliling kampung. Sekitar pukul 03.00, ibunya melihat korban keluar dari rumah terduga pelaku. “Saat itu ibunya marah karena anaknya keluar dari rumah tetangganya dini hari,” ungkap NV.

Saat didesak ibunya kenapa sampai keluar dari rumah HA, korban mengaku jika keluar kamar sekitar pukul 00.00, menuju dapur untuk makan. Setelah itu duduk-duduk di teras rumahnya, yang berada di depan rumah HA.

HA yang mengetahui Melati duduk di teras sendirian, langsung ditarik dan diiming-imingi makan kue dan sejumlah uang agar mau ikut masuk ke rumahnya. Korban akhirnya mau masuk ke dalam dan diduga disetubuhi oleh terduga terlapor.

Mendengar ucapan anaknya, ibunya marah-marah dan melabrak HA dengan disaksikan oleh keluarga besar korban dan pelaku. “Warga sempat mendatangi rumah HA, namun sudah tidak ada di rumah,” katanya. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek
#duda cabuli bocah tambaksari #bocah perkosa ABK #anak cacat disetubuhi #bocah tuli dicabuli