Tersangka DJA diduga tengah menunggu temannya sesama bandit curanmor. Ketika selesai melakukan aksinya, tersangka membawa motor curian. Korban yang tahu motornya hilang lalu melaporkan ke polisi.
Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP dan mendapatkan bukti. "Kami identifikasi tersangka dari rekaman CCTV," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Jumat (20/5).
Kepada polisi, tersangka mengaku sudah beraksi di lima lokasi berbeda. Kelima lokasi tersebut berada di wilayah Tambaksari dan Simokerto. Tersangka berbagi tugas dengan temannya. Ada yang bertugas merusak kunci kontak dengan kunci T dan ada yang menunggu di atas motor untuk memantau situasi sekitar.
Tersangka kemudian menjual sepeda motornya ke wilayah Madura dan ke pembeli lain. Pihak kepolisian masih mencari ke mana saja motor curian dijual tersangka. "Kami masih kembangkan lagi," tutur Mirzal. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek