Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Larang Pakai Seluncuran, Petugas Waterpark Kenjeran Malah Dimarahi Pengunjung

Administrator • Minggu, 8 Mei 2022 | 19:03 WIB
TKP: Seluncuran air di Kenjeran Waterpark yang jebol sehingga melukai 15 orang pengunjung yang sedang menggunakannya. (ISTIMEWA)
TKP: Seluncuran air di Kenjeran Waterpark yang jebol sehingga melukai 15 orang pengunjung yang sedang menggunakannya. (ISTIMEWA)
SURABAYA - Seorang petugas Kenjeran Waterpark Surabaya mengaku sempat dimarahi oleh pengunjung taman hiburan air dan kolam renang itu karena menutup wahana seluncuran air yang saat itu sedang padat pengunjung. Hal itu terjadi sebelum terjadinya insiden seluncuran ambrol di Waterpark tersebut pada Sabtu (7/5) sekira pukul 13.30 WIB.

Seperti dilaporkan dari Radar Bogor/Jawapos.com, Subandi, staf operasional Kenjeran Waterpark Surabaya mengaku bahwa dirinya sempat menjadi bulan-bulanan pengunjung. Padahal, ia menutup wahana seluncuran karena pengunjung terlalu penuh.

“Saya sempat didemo sama pengunjung. Waktu itu pengunjung seluncuran sudah banyak di atas (titik seluncur). Jadi saya tutup sementara,” kata Bandi saat ditemui pada Sabtu (7/5) malam.

Bandi menyebut bahwa penutupan sementara itu dilakukan karena pengunjung Seluncuran sudah terlalu banyak. Sehingga harus ditutup sementara. “Kalau trouble atau ramai kan memang dihentikan dulu. Tujuannya supaya aman. Tapi orang-orang pada marah. Katanya bayar kok nggak boleh naik,” ulangnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi Kenjeran Waterpark telah dipastikan aman. Ia bahkan sempat melakukan pengecekan seluncuran 20 menit sebelum kejadian tersebut. “Saya cek, saya keliling jam 13.00 WIB. Kejadiannya kan jam 13.20 ya. Itu aman. Seluncuran relatif aman karena seharusnya hanya dilewati satu orang saja,” ujarnya.

Tapi kenapa kecelakaan terjadi? Bandi menyebut kejadian ambrolnya seluncuran air diakibatkan ulah salah satu pengunjung yang juga menjadi korban, yakni ME.

Bandi mengatakan bahwa kejadian itu bermula ketika ME berada di atas seluncuran setinggi 10 meter itu. “Kemudian, ME merentangkan tangannya sehingga tubuhnya berhenti di salah satu titik seluncuran. Akibatnya, penumpang bertumpuk di titik itu. Akhirnya ambrol,” ungkap Bandi. (rb/jpc/jay) Editor : Administrator
#Insiden Waterpark Kenjeran #Kenjeran Waterpark #Seluncuran Waterpark AMbrol #LIburan Lebaran di Surabaya