Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dua Pria Edarkan Upal di Pasar Burung Jalan Ronggowarsito

Lambertus Hurek • Senin, 14 Maret 2022 | 03:39 WIB
DIAMANKAN: Pengedar uang palsu ditahan bersama barang bukti di Polrestabes Surabaya. (IST)
DIAMANKAN: Pengedar uang palsu ditahan bersama barang bukti di Polrestabes Surabaya. (IST)
SURABAYA - Hendak membeli burung, dua pria ini malah ditangkap Polsek Tegalsari. Tersangka Putu, 62, warga Buleleng, Bali, dan Darmono, 45, warga Sukodono, Sidoarjo, ketahuan mengedarkan uang palsu (upal) saat transaksi. Polisi menemukan uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 197 lembar atau Rp 19,7 juta dari Putu.

Penggagalan peredaran uang palsu belasan juta rupiah ini bermula ketika Darmono berada di Pasar Burung, Jalan Ronggowarsito, Surabaya. Saat itu ia memilih burung dan hendak membeli sesuatu. Ia mengeluarkan upal yang dibawa dengan maksud membayar belanjaannya.

"Pedagang tahu jika itu uang palsu sehingga melaporkan ke kami," kata Kanitreskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo, Minggu (13/3).

Polisi kemudian mengamankan tersangka Darmono. Saat interogasi, diketahui ia mendapat upal tersebut dari seseorang yang dikenalnya bernama Putu. Polisi mengembangkan dengan mencari keberadaan Putu di Jalan Rungkut, Surabaya. Sesampainya di rumah Putu, polisi menangkap tersangka dan menemukan barang bukti belasan juta uang palsu.

Dari keterangan Putu, upal tersebut dibeli dari seseorang di Jakarta. Upal pecahan Rp 100 ribuan ia beli seharga Rp 7,5 juta. Selanjutnya, polisi menyita upal tersebut dan meminta keterangan tersangka ini. Diduga ada beberapa lembar upal yang sudah dipergunakan tersangka. "Kami masih selidiki," ujarnya.

Marji mengatakan, dari bentuknya upal ini sudah beda dengan uang asli. Upal yang diedarkan tersangka kertasnya lebih tipis. Jika dipegang akan sangat terasa perbedaannya. Upal tersebut diduga hanya dicetak menggunakan kertas HVS.

“Jika masyarakat menerapkan cara dilihat, diraba, dan diterawang pasti mengetahui jika itu palsu," tuturnya. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek
#uang palsu surabaya #cetakan upal surabaya #modus upal pasar burung surabaya