Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Fresh Market Citraland Jadi Percontohan Pasar Bebas Plastik di Surabaya

Administrator • Senin, 10 Januari 2022 | 23:34 WIB
(ISTIMEWA)
(ISTIMEWA)
SURABAYA – Untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di Pasar Tradisional, Komunitas Nol Sampah Surabaya bersama Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melaksanakan Program Pasar bebas Plastik. Program tersebut dilaksanakan di Kota Bogor, Banjarmasin, Bandung, Denpasar dan Surabaya.

Untuk Kota Surabaya program Pasar Bebas Plastik dilakukan di Citraland Fresh Market Surabaya. Citraland Fresh Market dipilih sebagai pasar pencontohan pertama Pasar Bebas Plastik di Kota Surabaya selain mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dan manajemen CitraLand Fresh Market Surabaya.

“Kami juga melakukan sosialisasi. Pedagang dan pengunjung Citraland Fresh Market Surabaya juga mendukung rencana pembatasan penggunaan Plastik Sekali Pakai,” kata Wawan S, Koordinator Komunitas Nol Sampah saat launching program Pasar Bebas Kantong Plastik di CitraLand Fresh Market Surabaya, Minggu (9/1).

Uji Coba program Pasar Bebas Plastik di Citraland Fresh Market Surabaya mulai dilakukan  pada tanggal 10 Januari 2022. Program ini merupakan upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di pasar tradisional, sehingga bisa direplikasi di pasar tradisional lainnya di Surabaya.

Dikatakan berdasarkan survey yang dilakukan pada Agustus – September 2021, di CitraLand Fresh Market Surabaya ada 84 kios yang mengunakan kantong plastic kecil sekitar 1.000 buah per hari. Sedangkan yang menggunakan kantong plastik besar sebanyak 125 kios dan menghabiskan 3.000 buah kantong plastic per hari.

“Jika ada perubahan penggunaan kantong kain yang ramah lingkungan baik pelaku usaha maupun pengunjung, selain bisa mengurangi sampah plastik juga akan lebih hemat,” tambahnya. .

Sementara itu, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengajak semua pejabat dan warga kota Surabaya agar semakin care terhadap sampah. Sebab kejadian banjir di beberapa titik kota Surabaya, sebagian besar disebabkan adanya tumpukan sampah terutama sampah plastik yang menutup saluran air.

Dia juga mengajak semua pejabat untuk terus belajar pada orang yang lebih ahli. Termasuk belajar bagaimana mengelolah pasar tradisional menjadi lebih bersih dan indah seperti Citraland Fresh Market Surabaya.

“Saya dan para pejabat di Surabaya ada kontrak kerja. Salah satunya tahun 2022 mau menciptakan lima pasar seperti di Fresh Market. Malu kalau sampai tidak bisa. Masak saya kalah dengan Manager Citraland,” ujar Eri Cahyadi sambil bercanda.

Dia mengajak semua pejabat dan warga Kota Surabaya mau mengubah perilakunya. Semua harus memiliki empati terhadap kebersihan Kota Surabaya. Sehingga sampah bisa dikelolah dengan baik. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, harus ada dukungan dari warga.

“Kalau ingin Kota Surabaya bisa dinikmati anak cucu kita, maka kita harus berubah. Kalau ada yang membuang sampah seenaknya, itu namanya tidak punya empati. Kota ini akan lebih hebat karena perilaku warganya,” tandas Eri Cahyadi.

Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus mengatakan, pihaknya berterimakasih karena sudah dipilih menjadi percontohan pasar bebas plastik di Surabaya. Program ini sejalan dengan semangat manajemen menjaga lingkungan agar tetap bersih dan indah.

“Kami juga sudah melakukan program pemisahan sampah organic dan anorganik secara mandiri. Kami berharap dengan pengelolaan sampah mandiri tersebut selain menjaga kebersihan dan keindahan juga bisa meringankan beban pengelolaan sampah di Surabaya,” kata Sutoto Yakobus. (fix/jay) Editor : Administrator
#Kota Surabaya #percontohan #fresh market