Direktur Universitas Terbuka (UT) Surabaya Dr. Hj. Suparti, M.Pd memastikan bahwa pelayanan terhadap mahasiswa seperti aspek prosedur, administrasi diperhatikan agar jaminan kualitas yang diberikan UT Surabaya terpercaya. "Jadi setiap tahun kualitas pelayanan harus kami berikan yang terbaik. Agar kualitas yang diberikan UT nyata dan terpercaya," tegas Suparti, Sabtu (18/12).
Suparti menjelaskan, UT Surabaya terus melakukan penyempurnaan layanan yang ada. Seperti memberikan registrasi sepanjang masa. Karena sebelumnya registrasi ada batas waktu. Sehingga ujian bisa terpetakan waktunya. Saat ini UT terus mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi, yaitu SRS 5G, online billing system, toko buku online, perpustakaan digital, tutorial webinar bagi mahasiswa dan ujian online.
"Kalau dulu layanan teknologi informasi menggunakan 4G, sekarang sudah 5G. Ini bukti UT memberikan pelayanan terbaik. Kita imbangi kemajuan zaman dengan menyempurnakan teknologi informasi," jelasnya.
Bahkan ketika ujian Tugas Akhir Program (TAP) Suparti mengaku sudah memberikan kiat-kiat sukses kepada para mahasiswa yang akan lulus dan menghadapi dunia nyata yakni pekerjaan. Karena ujian TAP tersebut merupakan refleksi mahasiswa untuk bernalar dan berpikir kreatif untuk menyelesaikan permasalahan.
“Reformasi pendidikan di Indonesia selaras dengan visi misi UT yakni kampus merdeka. Tentu akan mencetak lulusan UT yang siap kerja dan berkompeten. Dan itu sudah kami aplikasikan dalam ujian TAP," ujarnya.
Menurut Suparti, mahasiswa harus memiliki kemampuan yang lebih baik dan menaklukan misi kedepan. Oleh karena ia menyebut UT juga memiliki tantangan yang besar dan terus berinovasi agar menjadikan lulusannya berkualitas. Dengan begitu menjadikan UT lebih tangguh, berkualitas dan menginspirasi banyak orang. "Jadi saat ini UT tengah melakukan penerapan digital learning ecosystem. Dan tentunya reformasi kurikulum. Ini yang akan menjawab tantangan ke depan," ungkap Suparti.
UT Surabaya membawahi 18 kota/kabupaten di Jatim. Seperti Madura, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Ponorogo, Madiun, Magetan, dan Ngawi. UT juga terus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, peningkatan mahasiswa ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM dan berkompeten dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi. (rmt/opi) Editor : Administrator