Tiara resmi ditunjuk Agung Wicaksono, Presiden Direktur Laznas LMI melalui program Youth Takeover Challenge. Gadis yang saat ini menempuh pendidikan tinggi di Institut Agama Islam Tazkia jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Bogor, itu pun merasa bangga dapat menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di Laznas LMI.
"Alhamdulillah, saya bersyukur diberi kesempatan, diberikan ruang untuk terlibat satu hari menjadi pemimpin di Laznas LMI. Bangga luar biasa, menjadi pengalaman yang sangat berharga," ujarnya saat memimpin briefing pagi yang dihadiri seluruh direktur Laznas LMI, Selasa (14/12/2021).
"Semoga ke depan bisa terus memberikan dampak yang baik bagi orang-orang disekitar dan banyak pemimpin di masa yang akan datang yang berus bertumbuh," tambahnya.
Tiara, gadis semester 5 tersebut mengaku sempat grogi karena dirinya perempuan dan memimpin direktur Laznas LMI yang kebanyakan laki-laki.
"Perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Perempuan bisa juga menjadi pemimpin, perempuan juga bisa berdaya juga bisa memperdayakan orang lain," tegasnya menerangkan.
Tiara berharap saat kembali ke kampusnya bisa memberikan inspirasi banyak mahasiswa/i dan lingkungan sekitar.
"Setelah acara ini saya akan kembali ke kampus, membagikan ilmu ke adik-adik di kampus, terlibat aktif di media kampus, mengisi podcast, dll. Semoga bisa tumbuh, berkembang dan bermanfaat," tuturnya.
Sebelumnya puluhan peserta dari seluruh daerah di Indonesia mengikuti acara Youth Takeover Challenge ini dan Tiara berhasil terlilih untuk terbang ke Surabaya dan menjadi Presiden Direktur. Dia mendapatkan kesempatan untuk mengambil alih (takeover) peran Presiden Direktur.
Presiden Direktur Laznas LMI, Agung Wicaksono menyampaikan, “Youth Takeover Challenge lebih dari memberi kesempatan sehari jadi pemimpin di Laznas LMI. Di baliknya ada komitmen kuat, target-target, dan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kepemimpinan generasi muda," katanya.
“Semua ini bukan hanya mulia dan penting untuk dilakukan, namun strategis dan kunci untuk transformasi menyeluruh agar Lembaga Zakat kita semakin profesional, akuntabel dan bermanfaat," pungkasnya.
Youth Takeover Challenge adalah lomba yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk melahirkan gagasan dan kreativitas dalam bentuk karya video terbaik untuk Indonesia
Mengusung tema "Sekali menapak seumur hidup berdampak" Pemenang lomba ini berkesempatan menggantikan pimpinan Laznas LMI sehari.
Sebelum menjadi pemenang, ada 6 finalis yang berkesempatan ekslusif mentoring bersama Coach Salma Subakat selalu CEO PT Paragon technology & Innovation. (*/jay) Editor : Administrator