Informasi yang dihimpun, aksi pembobolan terjadi Selasa (7/12) sekitar pukul 21.00. Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu kemudian masuk ke area pasar yang sudah sepi pedagang. Selanjutnya menuju toko korban.
Pelaku mencongkel kunci pintu roling door toko menggunakan palu. Setelah terbuka pelaku menggasak emas imitasi. Sialnya, saat itu aksi pelaku tepergok warga dan petugas keamanan.
Pihak korban, setelah mendapat informasi dari rekan pedagang lalu ke lokasi. Setelah dicek, ternyata benar. Yang dicuri pelaku merupakan emas imitasi yang dijual di tokonya.
"Kami jual emas imitasi, harganya murah. Saya belum lapor karena kerugian nggak seberapa. Saya ingin selesaikan secara kekeluargaan," ujar Ko Ayong saat ditemui di lokasi, Rabu (8/12).
Ayong mengungkapkan, pelaku masih berusia sekitar 21 tahun. Dia tinggal di Jalan Gresik PPI, Surabaya. "Namanya lupa. Yang jelas sudah tidak diperpanjang urusan. Kerugian tidak seberapa dan alasan kemanusiaan," beber pria yang tinggal di Jalan Tidar itu.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu M Shohib saat hendak dikonfirmasi terkait kasus tersebut belum bisa dihubungi. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek