Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Penjambret Jaksa Ditembak Kaki di Simokerto

Lambertus Hurek • Sabtu, 27 November 2021 | 03:18 WIB
Aksi tersangka jambret M Yunus di Jalan Arjuno Surabaya terekam kamera CCTV. (IST)
Aksi tersangka jambret M Yunus di Jalan Arjuno Surabaya terekam kamera CCTV. (IST)
SURABAYA - Tak lama setelah kejadian, penjambret jaksa di depan Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuno, berhasil diungkap. Tersangka M Yunus, 27, warga Jalan Sidonipah, Surabaya, diringkus di Jalan Simokerto, Surabaya, oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya delapan hari seusai kejadian.

Tersangka Yunus terpaksa diberi hadiah timah panas di kaki kanannya karena mencoba melawan petugas. Polisi menyita sepeda motor sarana dan uang Rp 700 ribu sisa hasil pencurian.
Photo
Photo
Tersangka Yunus ditahan karena menjambret jaksa di depan PN Surabaya. (IST)
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban Nur Hayati, 58, warga Keputih Tegal Timur III-A, yang juga seorang jaksa fungsional Pengadilan Negeri Surabaya, polisi langsung bergerak. Sebab, Kapolrestabes Surabaya memberi perhatian khusus pada kasus ini.

"Anggota langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian," ujar Mirzal Maulana, Jumat (26/11). Polisi meminta keterangan saksi dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Petunjuk CCTV ini kami selidiki dan kami temukan identitas tersangka. Apalagi tersangka ini pernah ditangkap sebelumnya karena kasus yang sama di Polsek Simokerto," tuturnya.

Polisi akhirnya memergoki tersangka saat berada di Jalan Simokerto. Unit Jatanras yang mengejarnya langsung menghadang laju motor penjahat jalanan itu. Saat disergap, ia berontak hingga terpaksa diberi tindakan tegas. Tersangka akhirnya bisa dilumpuhkan.

Tersangka Yunus saat itu bertindak sebagai eksekutor. Sedangkan temannya berinisial AI bertugas sebagai joki. Tersangka mengaku tidak mengetahui jika korbannya baru saja mengambil uang. Ia memilih korbannya secara acak.

"Ia lihat ada kesempatan dan langsung menarik tas korban," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Agung Kurnia Putra.

Pengakuan tersangka, uang hasil pencurian tersebut dibagi dua dengan temannya. Tersangka diketahui pernah beraksi di dua lokasi lain. "Namun, saat kami cek tidak ada laporan," kata Agung. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek
#begal jaksa di jalan arjuno #jambret jaksa di depan PN Surabaya #bandit jalanan sidonipah diringkus #penjambret jaksa ditembak di simokerto