Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Bantu Gresik Buat Tanggul, Cegah Kali Lamong Meluber

Lambertus Hurek • Senin, 8 November 2021 | 03:49 WIB
Alat berat milik Pemkot Surabaya melakukan pengerukan dan pembuatan tanggul dadakan di Morowudi dan Jembatan Bobo, Gresik. (ANTARA)
Alat berat milik Pemkot Surabaya melakukan pengerukan dan pembuatan tanggul dadakan di Morowudi dan Jembatan Bobo, Gresik. (ANTARA)
SURABAYA - Pemkot Surabaya membantu Kabupaten Gresik yang terkena luapan banjir dari Kali Lamong dengan membuat tanggul agar tidak meluap ke wilayah Surabaya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Erna Purnawati mengatakan, Pemkab Gresik meminta bantuan Pemkot Surabaya untuk menangani Kali Lamong, tepatnya di sekitar Morowudi atau Jembatan Boboh, Menganti, Gresik.

Di tempat tersebut, Pemkot Surabaya menurunkan dua alat beratnya melakukan pengerukan sedimen Kali Lamong. "Dua alat berat itu kami turunkan ke Kali Lamong karena memang endapannya sudah mengeras. Kami keruk endapan itu dan kami bikin tanggul di pinggirnya," katanya, Minggu (7/11).

Pengiriman dua alat berat beserta personelnya itu atas perintah langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pihaknya juga menelusuri saluran air di bawah Jembatan Boboh. Ternyata ditemukan ada satu saluran yang diduga tersumbat dan tidak bisa dialiri air.

"Di bawah Jembatan Boboh itu ada dua pilar dengan dua terowongan. Nah, salah satu terowongan ini kering. Air juga tidak bisa mengalir ke sana, mungkin karena tersumbat. Dan, bisa jadi ini juga penyebab banjir hingga menyebabkan airnya meluap," ujarnya.

Pihak DPUBMP masih mencari cara untuk mengatasi dan menangani terowongan yang tersumbat tersebut. Diharapkan, dua terowongan itu bisa dialiri air dengan lancar sehingga tidak meluap lagi.

"Karena memang permintaannya di sekitar Jembatan Boboh, ya kami akan garap di sekitar jembatan tersebut. Kami keruk endapan sedimennya untuk dijadikan tanggul. Kami juga fokus untuk menangani terowongan di bawah jembatan supaya bisa dialiri air. Dengan cara ini, kami berharap air Kali Lamong di sekitar Jembatan Boboh tidak meluap lagi," ungkapnya.

Sementara itu, banjir yang melanda Kabupaten Gresik akibat luapan Kali Lamong meluas ke empat kecamatan, dari awalnya hanya tiga kecamatan masing-masing Benjeng, Balongpanggang, Kedamean, kini hingga ke Kecamatan Cerme. Camat Cerme Suyono menyebut wilayahnya yang terdampak banjir luapan Kali Lamong ada tiga desa, yakni Dadapkuning, Sukoanyar, dan Ngembung.

"Banjir bergeser dari Balongpanggang dan Benjeng menuju Cerme, dan ada tiga desa terdampak banjir luapan Kali Lamong," ucap Suyono.

Suyono mengatakan, pengerukan masih terus berlangsung, meski terpantau debit air Kali Lamong terus naik hasil kiriman dari Benjeng dan Balongpanggang. "Dua ekskavator dari Pemkab Gresik dan satu bantuan dari Surabaya sudah diturunkan untuk normalisasi Kali Lamong di Jembatan Morowudi agar memperlancar aliran air dari Balongpanggang dan Benjeng," katanya. (rmt/rek) Editor : Lambertus Hurek
#kali lamong meluber #alat berat kali lamong meluap #pemkot surabaya buat tanggul kali lamong #banjir kali lamong gresik dan surabaya