Eno mengatakan, awalnya ia tiba di tempat kerja Jalan Bibis Karah, sekitar pukul 08.00. Motor saat itu dikunci setir di depan minimarket. Ia lalu masuk dan menaruh tas di ruang dalam minimarket.
Selepas itu Eno keluar dan membeli sarapan. "Kemudian saya parkir motor di depan sudah dikunci setir. Saya masuk untuk makan di ruang belakang," ungkap Eno, Rabu (20/10).
Pria 29 tahun itu melanjutkan, selesai makan kemudian keluar minimarket sekitar pukul 08.30. Apesnya, saat itu motor Honda Scoopy miliknya yang semula terparkir di depan minimarket sudah tidak ada. "Sempat cari dan tanya ke warga sekitar, tapi nggak ada yang tahu," ucapnya.
Mendapati hal itu, korban lalu berinisiatif mengecek rekaman CCTV minimarket yang menyorot ke area parkir. Sayangnya, CCTV mini market sedang rusak. "Jadi, nggak merekam," imbuhnya. Beberapa saat kemudian korban bergegas melaporkan kasus pencurian motor yang dialaminya ke Polsek Jambangan.
"Sudah lapor polisi. Polisi juga sudah cek TKP. Ini kejadian kedua kalinya. Kerugian motor saja," katanya. Eno berharap motornya segera ditemukan dan pelaku dibekuk. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek