SURABAYA - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karena pengemudi ugal-ugalan terjadi di Jalan Raya Ahmad Yani, Surabaya, Senin (24/12) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport nomor polisi (nopol) W 1826 YD yang dikemudikan MA, 17, warga Perum Central Park A Yani Blok G, RT 04 RW 08, Ketintang, Surabaya terbalik di tengah jalan usai menabrak pembatas jalan dan pohon.
Dalam mobil tersebut terdapat dua penumpang. Yakni EA, 17, pelajar asal Galaxy Bumi Permai Blok N 3/1 Surabaya dan Rusmianto, 20, warga Jalan Kutisari Indah nomor 4-A Surabaya. Kecelakaan tidak sampai menyebabkan korban jiwa, namun pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi, kecelakaan tunggal itu bermula saat mobil melaju dari arah utara ke selatan. Mobil melaju di jalur utama hendak menuju ke Sidoarjo. Saat itu, karena kondisi lengang, mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Tapi sesampainya di depan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, mobil tiba-tiba oleng ke kiri lalu menabrak pembatas jalan dan pohon.
"Usai menabrak, mobil lalu terbalik di tengah jalan," ujar Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara, saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (24/12).
Akibat insiden itu, pengemudi mengalami luka lecet di tangan kiri dan robek di dahi. Sementara EA juga mengalami luka robek di dahi akibat benturan yang keras. Selain mengakibatkan dua orang luka-luka, bodi mobil juga mengalami kerusakan cukup parah. Tak hanya itu, beberapa besi pembatas jalan juga putus dan sebuah pohon roboh akibat diterjang mobil berwarna silver itu.
Menurut Antara dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang konsentrasi dan mengantuk. "Dari hasil tes urine, ketiganya negatif tidak memakai narkoba, dan miras," jelasnya.
Disinggung apakah benar, sebelum kejadian korban terlibat balapan dengan kendaraan lain, Antara menampik hal itu. "Kemungkinan jalur sepi, jadi pengemudi ngantuk dan oleng," tegasnya.
Sementara itu informasi yang beredar di lapangan menyebutkan jika sebelum kecelakaan, mobil sport tersebut melaju kencang dari arah dalam kota. Saat itu mobil diduga terlibat balapan dengan kendaraan lain. Sesampainya di lokasi, karena menghindari pengendara motor yang berpindah di lajur kiri, pengemudi mobil yang ngebut itu banting setir ke kiri hingga menabrak besi pembatas jalan dan pohon sehingga terbalik. (rus/jay)
Editor : Administrator