SURABAYA - Risa Setyaningsih, 32, punya nyali yang besar. Wanita yang tinggal di kawasan Jalan Perum Kertajaya Regency Indah, Sukolilo ini berhasil menggagalkan aksi perampasan yang menimpanya. Saat menggagalkan perampasan, Risa mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi perampasan terjadi tak jauh dari tempat tinggalnya. Saat itu, ia sendirian mengendarai motor Honda Beat bernopol AA 4362 ZL. Dia hendak menemui temannya di kawsasan Jalan Tanjung Perak, Surabaya.
Ketika melintas di jalan perumahan itu, Risa dipepet dua orang menggunakan satu motor. Satu orang di antaranya berusaha merampas tas selempang yang berada di pangkuannya.
"Spontan saya mempertahankan tas saya sambil berteriak minta tolong. Sempat terjadi tarik menarik hingga akhirnya saya terjatuh," ungkap Risa saat ditemui sejumlah awak media di RS Sukolilo, Rabu (21/11).
Risa mengatakan setelah terjatuh dari motor, para pelaku yang diduga masih remaja tersebut terus mencoba merampas tas milik Risa. Namun ia mencoba mempertahankannya. Sebab di dalam tas tersebut terdapat HP, sejumlah uang dan dokumen penting.
“Saya mendekap tas tersebut dengan kuat sambil berteriak maling,” terangnya.
Para pelaku akhirnya kabur setelah seorang pengendara melintas berhenti dan menolong dirinya bersama satpam perumahan setempat. Setelah itu, Risa pun dibawa ke RS Haji Sukolilo.
Sebab, Risa menderita sejumlah luka memar pada bagian wajah sebelah kanan, lecet kaki bagian kanan dan kiri, lecet di siku tangan kanan dan kiri serta luka pada bibir. Saat ditemui di RS Haji pun, Risa masih gemetar saat bicara.
Selain petugas Command Center Kota Surabaya, sejumlah anggota Polsek Sukolilo juga mendatangi TKP dan mengamankan tas dan motor Risa ke Mapolsek. Risa mengaku, sejumlah polisi sudah meminta keterangannya di lokasi kejadian.
“Kami belum mandapatkan laporan resmi tentang adanya aksi perampasan itu, namun tetap kami akan selidiki para pelakunya,” ungkap Kapolsek Sukolilo, Kompol Ibrahim Ghani. (yua/rtn)
Editor : Administrator