Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kesal Kepergok, Pembobol Minimarket Lempar Linggis ke Wajah Polisi

Administrator • Rabu, 9 Agustus 2017 | 14:30 WIB
Photo
Photo

SURABAYA - Zainal Abadin,37, sangat kesal, lantaran rencananya untuk membobol minimarkat di Jalan Prapen, gatot alias gagal total. Sebab saat beraksi bersama empat temannya, aksi warga Jalan Rusun Kendalsari, Surabaya ini sudah ketahuan oleh polisi yang saat itu melakukan patroli. 


Bapak satu anak itupun meluapkan kekesalannya dengan melemparkan linggis ke arah polisi. 


Berdasarkan informasi yang di peroleh Radar Suarabaya, upaya pencurian yang dilakukan oleh Zainal bersama komplotannya itu dilakukan pada Sabtu (5/8). 


Mereka beraksi dinihari yang saat itu minimatket sudah tutup. Setelah mengawasi situasi, Zainal dibantu dengan empat temannya lantas mendekati minimarket tersebut, mereka datang dengan mengendarai dua sepeda motor dengan sebuah linggis ditanggannya. 


Setelah dipastikan aman, Zainal dibantu oleh satu pelaku lain yang tertangkap yakni Arif,36, warga Simomulyo, Surabaya. Keduanya mencoba membuka kunci rolling door minimarket. 


Satu gembok berhasil di rusak dengan linggis, setelah itu mereka mencoba mencongkel rolling dor tersebut. Namun pada saat rolling door tersebut hendak di congkel, aksi Zainal dipergoki oleh polisi dari Polsek Wonocolo yang saat itu melakukan patroli. 


Mendapati aksinya ketahuan, empat temannya berhasil kabur. Sedangkan ia ditinggal sendirian. Meski demikian, Zainal tetap mencoba kabur dengan cara membuat polisi mundur selangkah dengan cara melemparkan linggis ke arah polisi. Meski sempat mundur dan mengelak dari lemparan linggis, polisi lalu langsung bergerak cepat mengejar pelaku hingga akhrinya berhasil meringkus Zainal. 


Setelah ditangkap, Zainal langsung digelandang ke Polsek Wonocolo untuk diperiksa. Saat itulah, dia menyebutkan nama Arif dari empat temannya yang mencoba membobol minimarket tersebut. 


Setelah mendapatkan identitasnya, polisi lantas melakukan penangkapan kepada Arif. Dia ditangkap di rumahnya sehari setelah percobaan pencurian tersebut. “Kami berhasil menangkap tersangka di rumahnya, meski dia sempat menolak. Meski demikian dia tidak bisa mengelak setelah kami pertemukan dengan tersangka lain yang sudah tertangkap,” ungkap Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti,Selasa (8/8). 


Menurut Bima, percobaan pembobolan minimarket yang dilakukan oleh dua tersangka tersebut sudah direncanakan sejak lama. Selain mempelajari aktivitas minimarket, mereka juga mencatat patroli polisi yang setiap hari melintas di depan minimarket tersebut. 


Rencananya ketika berhasil masuk ke minimarket, mereka mengincar uang di dalam kasir dan sejumlah barang-barang berharga lain yang ada di lokasi. 


“Mereka mengaku baru sekali melakukan aksinya, hanya saja masih kami dalami. Sebab kami menduga jika mereka juga terlibat dalam serangkaian pembobolan rumah dan kos di Surabaya. Saat ini kami masih memburu tiga pelaku lain yang identitasnya sudah kami dapatkan,” pungkasnya.

Editor : Administrator
#kriminal surabaya